SuaraJogja.id - Negara Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia dan memiliki kedaulatan yang tetap. Dengan kedaulatan yang tetap itu, Negara Indonesia mempunyai kekuasaan tertinggi dan tidak berada di bawah kekuasaan negara lain. Berikut akan dibahas sifat-sifat kedaulatan.
Dengan memiliki kedaulatan itu, Negara Indonesia bisa dengan bebas melakukan berbagai kegiatan kenegaraan dengan catatan tidak menyalahi hukum intenasional. Secara karakteristik, kedaulatan negara ini berarti merdeka dalam pengertian de facto dan de jure.
Melansir dari Jurnal Ilmiah Karya Hafizul Ihsan yang diunggah di laman OSF, dijelaskan bahwa istilah kedaulatan untuk pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf politik, Jean Bodin pada tahun antara 1560-an.
Menurutnya, kata kedaulatan secara etimoogis berasal dari bahasa arab yang berarti kekuasaan atau dinasti pemerintahan. Ada pula yang mengatakan bahwa kata kedaulatan berasal dari bahasa latin, yakni supremus yang memiliki arti tertinggi.
Baca Juga: Sifat-Sifat Kedaulatan Rakyat, Lengkap dengan Penjelasannya
Menurut Jean Bodin, kedaulatan merupakan suatu kekuasaan tertinggi untuk membuat hukum di dalam suatau negara yang memiliki sifat-sifat, di antaranya:
- Permanen, memiliki pengertian bahwa kedaulatan bersifat tetap ada selama negara itu masih ada.
- Asli, memiliki pengertian bahwa kedaulatan bersifat tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi
- Bulat, memiliki pengertian bahwa kedaulatan bersifat tidak dapat dibagi-bagi dan merupakan satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam suatu negara
- Tidak terbatas, memiliki pengertian bahwa kedaulatan negara tidak ada yang membatasi, sebab jika ada yang membatasi maka akan melenyapkan sifat kedaulatan.
Masih menurut Jean Bodin, Kedaulatan memiliki 2 jenis, yaitu:
- Kedaulatan ke dalam (intern), yang memiliki arti bahwa negara memiliki kekuasaan tertinggi dan bisa mengatur fungsinya sendiri dengan catatan tidak menyalahi aturan hukum internasional. Dengan begitu, Pemerintah berhak mengatur segala kepentingan rakyat melalui berbagai Lembaga negara dan perangkat lainnya tanpa campur tangan negara lain.
- Kedaulatan ke luar (ekstern), yang memiliki arti bahwa kekuasaan negara yang berhak melakukan hubungan diplomasi dengan negara lain dengan tujuan untuk mempertahankan negaranya. Misal, hubungan diplomatik, perjanjian antarnegara, hubungan dagang dan sosial budaya
Cara Pandang Tentang Kedaulatan
- Monoisme, menyatakan bahwa kedaulatan adalah tunggal, tidak dapat dibagi-bagi dan pemegang kedaulatan adalah pemegang wewenang tertinggi dalam negara.
- Pluralisme, menyatakan bahwa posisi negara hanya sebagai koordinator bukan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Dan organiasi-organisasi lain juga berdaulat dalam pandangan ini.
- Kedaulatan di Indonesia dalam UUD 1945 dijelaskan, pada pasal 2 ayat 2 dikatakan bahwa, kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar. Dengan demikian, rakyat mempunyai kedaulatan penuh atas dirinya dan negaranya, namun dalam pelaksanaannya, Lembaga yang melaksanakan roda pemerintahan.
Macam-macam Teori Kedaulatan
- Kedaulatan Tuhan, mengatakan bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan raja, sebagai keturunan dewa. Apabila negara menganut sistem ini, maka akan melaksanakan hukum Allah.
- Kedaulatan Rakyat, mengatakan bahwa kekuasaan tetap berada di tangan rakyat dan Lembaga negara hanya sebagai pelaksana roda pemerintahan.
Demikian sifat-sifat kedaulatan.
Baca Juga: Singgung Soal Pulau Sekatung, Tito Karnavian: Perannya Sangat Penting Bagi Kedaulatan NKRI
Berita Terkait
-
Pemagaran Laut di Tangerang Tuai Polemik, Akademisi: Mana Daulat Negeriku?
-
Prabowo Ancam Tenggelamkan Kapal Penyelundup: Membahayakan Kedaulatan Kita!
-
Kedaulatan Pangan: Hal yang Luput Dibicarakan dari Polemik Pembredelan Pameran Lukisan Yos Suprapto
-
SKK Migas Revisi Kebijakan Pengadaan untuk Tingkatkan Investasi dan Dukung Pertumbuhan Industri Lokal
-
PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo