SuaraJogja.id - Warga padukuhan Kunang 25/07 Kalurahan Banjarejo Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul, Senin (29/11/2021) pagi geger. Salah seorang warga mereka nekat tancapkan paku sepanjang 14 cm ke dahinya sendiri.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Wawan Anggara menuturkan aksi melukai dirinya sendiri tersebut dilakukan oleh Supriyanto (40). Senin pagi, saat ibunya Sartini (59) tengah memasak di dapur tiba-tiba didatangi oleh anaknya tersebut.
"Korban datang dengan dahi terluka,"ujar Wawan, Senin.
Saat itu korban datang dengan santai dan menunjukkan dahinya yang terluka. Ibunya yang penasaran lantas memeriksa dahi anaknya. Betapa kagetnya Sartini setelah melihat ada sebuah paku Usuk Kayu menancap di dahi anaknya tersebut.
Paku tersebut tinggal menampakkan kepala pakunya. Sehingga dipastikan paku tersebut menancap cukup dalam di dahi Supriyanto. Melihat kondisi anaknya yang cukup parah, Sartini lantas berteriak histeris meminta tolong.
"Suami Sartini langsung mendatangi lokasi tersebut disusul para tetangga,"papar dia.
Kendati terluka, lanjut Wawan, korban masih sadar dan bisa berjalan sendiri. Keluarga dan tetangga korban lantas panik. Mereka memutuskan membawa korban ke rumah sakit dengan menggunakan mobil milik tetangga.
Korban dilarikan ke RSUD Wonosari dan langsung mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun karena paku menancap cukup dalam dan peralatan di IGD tersebut kurang memadai akhirnya korban dilarikan ke RSUP Sardjito
Senin sore korban langsung mendapatkan penanganan dokter dan dilakukan operasi. Wawan mengaku belum mendapatkan kabar terbaru terkait kondisi korban paska operasi.
Baca Juga: Siswa dan Guru Positif Covid-19, 6 Sekolah di Gunungkidul Ditutup
"Kita monitor terus perkembangannya,"tambahnya.
Wawan mengungkapkan aksi nekat yang dilakukan oleh korban tersebut lantaran yang bersangkutan depresi berat usai bercerai dengan istrinya beberapa waktu yang lalu. Korban selama ini juga sudah rutin memeriksakan diri ke RSJ di Pakem Sleman.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval