SuaraJogja.id - Batang salah satu bagian penting dari tubuh tumbuhan. Selain sebagai tempat pelekatan daun, bunga dan buah, fungsi batang juga sebagai jalan pengangkutan air dan zat-zat mineral yang terlarut di dalamnya.
Pada beberapa tumbuhan, batang digunakan sebagai tempat menyimpan makanan cadangan. Batang tumbuh pada titik tumbuh, yakni pada Meristem Apeks (pucuk).
Dari meristem tersebut dihasilkan pula bakal daun yang mula-mula berbentuk tonjolan. Kemudian berkembang lebih cepat dari ujung batang itu sendiri. Sehingga bakal daun menutupi meristem apeks.
Batang suatu tumbuhan dapat dengan mudah dibedakan dari bagian lain tubuh tumbuhan, berikut sifat-sifat batang:
- Batang terdiri dari Ruas (internode) dan Buku (buku). Buku merupakan tempat pelekatan daun, sedangkan ruas berada diantara dua buku. Ruas pada batang dapat panjang atau pendek.
- Pada umumnya berbentuk bulat panjang (silinder). Dapat pula berbentuk segitiga
atau segi empat, tetapi selalu bersifat Aktinomorf (simetris banyak). - Arah tumbuh menuju cahaya (Fototrop/Heliotrop).
- Memiliki Tunas Aksilar (tunas ketiak) pada setiap ketiak daun tunas ini akan tumbuh membentuk cabang. Pada Tumbuhan tak bercabang tunas aksilarnya inaktif.
Selain sifat-sifat di atas, permukaan batang juga memperlihatkan sifat yang bermacam-macam dan dapat dengan mudah dikenali. Permukaan batang dapat licin, berambut, bersayap, berduri, dan sebagainya. Pada beberapa tumbuhan permukaan batang memperlihatkan bekas-bekas daun yang permanen, sedangkan pada beberapa tumbuhan lainnya tidak.
Berikut ini Fungsi batang
Sebagai oragan perlintasan air dan makanan. Xylem sebagai jaringan yang mengangkut air dan garam mineral, sedangkan floen sebagai jaringan yang mengangkut hasil fotosintetis (makanan).
- Sebagai organ pembentuk dan penyangga tubuh tumbuhan.
- Sebagai tempat penyimpan cadangan makanan.
- Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.
- Selain fungsi terdapat pula struktur batang.
Struktur Morfologi
Batang herba, umumnya batang lunak, berwarna hijau (karena terdapat klorofil), terdapat stomata, sedikit atau tidak ada jaringan kayu, ukuran kecil dan umurnya relatif pendek.
Baca Juga: Pengertian Serta Mengenal Fungsi Kloroplas Bagi Tumbuhan
Batang Berkayu, umumnya batang keras, terdapat jaringan kayu, berwarna coklat, terdapat lentisel, ukuran besar dan umurnya relatif panjang.
- Struktuk Anatomi
- Terdapat jaringan epidermis
- Ada jaringan korteks
- Stele
Itu tadi uraian mengenai sifat, struktur dan fungsi batang pada tumbuhan.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
-
Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter
-
Masih Pakai Kaos Persija, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
-
Persib U-18 Diserang Suporter Ini di Rest Area KM 360 Batang, Kepolisian Didesak Usut Tuntas
-
Bus Persib EPA U-18 Diserang Gerombolan OTK, Viking Persib Club: Ini Kejahatan, Bukan Rivalitas!
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC