SuaraJogja.id - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan inflasi pada November 2021. Itu seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Miyono menyampaikan, berdasar hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi DIY bulan November 2021 berada pada level 0,45 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan inflasi September 2021 yang sebesar 0,24 persen (month to month/mtm). Secara tahunan inflasi DIY November 2021 berada pada level 2,06 persen (yoy), tertinggi selama tahun 2021.
"Dengan kondisi ini, secara kumulatif mulai Januari-November 2021, inflasi di DIY mencapai 1,57 persen (year to date/ytd)," papar Miyono dalam keterangan resminya, Minggu (5/12/2021).
Inflasi DIY November 2021 didorong baik oleh tarikan permintaan (demand pull) maupun dorongan penawaran (cost push). Dari sisi tarikan permintaan, peningkatan inflasi terjadi sejalan dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat di Bulan November.
Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia mencatat level tertinggi Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) DIY selama pandemi di pada November 2021 yakni sebesar 141,7 poin. Tingkat optimisme saat ini hanya sedikit lebih rendah dibandingkan level optimisme masyarakat sebelum pandemi (2019 = 145,7 poin).
"Faktor utama peningkatan konsumsi, selain dampak penurunan status PPKM akhir Oktober lalu selaras dengan terkendalinya kasus Covid-19, juga ditopang oleh peningkatan aktivitas pariwisata di DIY," ujarnya.
Menurut google mobility index, secara rata-rata mobilitas pariwisata hanya lebih rendah 10,8 persen dari kondisi normal (baseline). Kondisi mobilitas di DIY saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang pandemi.
Lebih jauh, membaiknya konsumsi dan aktivitas pariwisata mendorong peningkatan harga komoditas pangan antara lain telur ayam (20,8%; mtm) dan cabai merah (28,3%; mtm) serta tarif angkutan udara (2,6%; mtm).
"Dari sisi dorongan penawaran, faktor perbaikan ekonomi global yang berimbas pada kenaikan harga komoditas, mendorong peningkatan harga minyak goreng dan emas perhiasan. Komoditas minyak goreng melanjutkan tren inflasi sejak 1,5 tahun terakhir, seiring dengan tren kenaikan harga CPO global. Kenaikan harga CPO ini berimplikasi juga pada peningkatan harga komoditas turunan CPO seperti sabun dan produk-produk kimia lainnya," jelasnya.
Mencermati kondisi tersebut, BI DIY bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY memperkirakan tekanan inflasi masih akan berlanjut di akhir tahun dipengaruhi baik sisi permintaan maupun pasokan. Dari sisi permintaan, aktivitas konsumsi diperkirakan terus meningkat seiring momen akhir tahun dan Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) yang mendorong permintaan komoditas pangan dan transportasi, khususnya transportasi udara.
Baca Juga: Ditangkap, Siskaeee Tersangka Aksi Ekshibisionisme Tiba di Polda DIY
"Di sisi lain, faktor musiman pola tanam dan cuaca diperkirakan menyebabkan pasokan komoditas lebih terbatas," ujarnya.
Miyono menambahkan, tren kenaikan harga komoditas barang-barang impor (imported inflation) diperkirakan masih berlanjut di pada Desember. Dengan perkembangan ini, Bank Indonesia DIY memperkirakan inflasi DIY 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 meskipun masih berpotensi berada di bawah batas bawah sasaran inflasi 3+1 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta