2. Menutup Saluran Kemih
Kelenjar prostat akan menutup saluran kemih untuk mencegah air mani masuk ke dalam kandung kemih. Masuknya atau tertariknya air mani ke dalam kandung kemih lazim disebut dengan istilah ejakulasi mundur.
3. Menunjang Hormon Seks
Kelenjar prostat dapat menunjang kerja hormon seks pria, yang disebut dengan hormon testosteron.
Berbagai gangguan pada kelenjar prostat
Sebagaimana organ tubuh lainnya pada manusia, kelenjar prostat juga bisa mengalami gangguan, di antaranya adalah:
1. Prostatitis
Laman Halodoc menulis, prostatitis adalah kondisi di mana kelenjar prostat membengkak akibat peradangan. Penyebabnya adalah virus atau bakteri, dan sering terjadi pada pria yang memasuki usia 30 sampai 50 tahun.
Gejala yang ditimbulkan dari prostatitis adalah sulit buang air kecil serta nyeri pada pinggul. Dalam beberapa kasus juga ditemukan adanya darah di dalam urine.
Sementara laman Alodokter menulis, gejala lain yang sering muncul pada prostatitis yakni sering merasa ingin buang air kecil, terutama pada malam hari, aliran urin melemah, demam dan nyeri ketika ejakulasi.
2. Pembesaran Prostat Jinak
Dalam dunia kedokteran, pembesaran prostat jinak dikenal juga dengan istilah Bening prostate hyperplasia (BPH). Ini adalah kondisi dimana kelenjar prostat membesar, namun bukan disebabkan oleh kanker.
Saat kelenjar prostat membesar, maka saluran kemih akan tertekan. Ini akan membuat proses buang air kecil akan terganggu.
Baca Juga: Dari Bernafas Hingga Jadi Perangkap Debu, Ini Fungsi Paru-paru dalam Tubuh Manusia
Menurut laman Alodokter, tanda-tanda dari pembesaran prostat jinak mirip dengan prostatis, yakni susah buang aor kecil, aliran urine tersendat, serta menrasa tida tuntas setelah buang air kecil.
Lantas apa penyebab pembesaran prostat jinak? Hingga kini belum ada penelitian yang mengetahui penyebab terjadinya pembesaran prostat jinak. Namun diduga, hal ini terjadi karena perubahan hormon seiring bertambahnya usia.
3. Kanker Prostat
Laman Halodoc menulis, kanker prostat terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal pada kelenjar prostat. Namun hingga kini belum diketahui pasti apa yang menyebabkan adanya pertumbuhan sel tersebut.
Namun ada beberapa hal yang diduga dapat memperbesar risiko seorang pria terserang kanker prostat, diantaranya faktor usia, genetik dan kelebihan berat badan atau obesitas.
Menjaga Kesehatan Kelenjar Prostat
Ada sejumlah hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kelenjar prostat, diantaranya:
1. Makan Makanan Bergizi
Menurut laman Hello Sehat, sejumlah makanan yang bisa mendukung kesehatan kelenjar prostat diantaranya makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, sayuran hijau, minyak zaitun dan ikan yang mengandung omega-3.
2. Berjemur di Bawah Sinar Matahari
Sejumlah penelitian menunjukkan kalau vitamin D bisa mengurangi risiko penurunan kesehatan pada kelenjar prostat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
8 Fakta Mencekam Kerusuhan di Iran: Wasit Futsal dan Mahasiswi Jadi Korban, Dunia Menyorot!
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?
-
Niat ke SPBU Berujung Maut, Pemotor 18 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Temon Kulon Progo
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun