SuaraJogja.id - Fungsi kelenjar prostat. Organ reproduksi merupakan salah satu bagian penting dalam tubuh manusia. Organ ini merupakan tumpuan manusia agar bisa memiliki keturunan.
Nah, salah satu organ reproduksi pada manusia adalah kelenjar prostat. Kelenjar ini hanya dimiliki laki-laki, sementara perempuan tidak memilikinya.
Laman Hello Sehat menulis, sedikit saja gangguan pada kelenjar prostat, maka hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan dan kesuburan pria. Karena itu kelenjar prostat penting dijaga kesehatannya.
Apa Itu Kelenjar Prostat?
Sebagaimana telah diulas sedikit di atas, kelenjar prostat adalah salah satu organ reproduksi pada pria.
Letaknya ada di bagian panggul, tepatnya ada pada bagian bawah kandung kemih, tempat keluarnya urine dan sperma dari dalam tubuh. Ukuran organ ini sebesar biji kenari, dengan berat 20 hingga 30 gram.
Laman Alodokter menulis, seiring bertambahnya usia seorang pria, maka kelenjar prostat pun akan bertambah besar ukurannya.
Kelenjar ini bisa bertambah ukurannya hingga dua kali lipat ketika seorang pria memasuki usia pubertas hingga 30 tahun.
Dan ketika dewasa hingga 70 tahun, berat kelenjar prostat bisa mencapai 40 gram.
Fungsi Kelenjar Prostat
Karena termasuk dalam bagian organ reproduksi pria, kelenjar prostat memiliki peran penting yang terkait dengan kesuburan pria. Beberapa fungsi kelenjar prostat diantaranya:
Baca Juga: Dari Bernafas Hingga Jadi Perangkap Debu, Ini Fungsi Paru-paru dalam Tubuh Manusia
1. Sumber Nutrisi Bagi Sperma
Menurut laman Halodoc, ini adalah fungsi utama dari kelenjar prostat, yakni menghasilkan cairan yang berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi sperma.
Cairan ini juga berfungsi sebagai pelindung sperma dan memudahkan sel sperma bergerak ketika berada di dalam rahim.
Laman Hello Sehat menulis, saat seorang pria ejakulasi, sel otot yang membungkus sperma akan kontraksi dan menekan cairannya yang tersimpan.
Proses ini membuat sperma dan cairan kelenjar prostat bercampur dan membentuk semen. Semen ini akan keluar melalui penis, yang disebut dengan air mani.
Cairan yang dihasilkan kelenjar prostat sangat menentukan kualitas air mani yang dihasilkan.
Sebab cairan tersebut mengandung sejumlah zat, seperti gula, enzim dan alkali. Kandungan tersebut berperan penting dalam proses pembuahan di dalam rahim perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga