SuaraJogja.id - Fungsi otot lurik pada tubuh. Ini adalah jenis otot yang melekat pada rangka. Gerak dan aktivitas otot lurik dipengaruhi saraf sadar atau hanya bergerak jika diperintah otak.
Otot merupakan alat gerak aktif karena kontraksinya dapat menggerakkan tulang hingga muncul gerak. Otot akan memendek bila berkontraksi dan akan memanjang bila berelaksasi.
Mengutip buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi, yang dikarang Rikky Firmansyah dkk, otot lurik menjadi salah satu dari jenis otot, berdasarkan struktur dan fungsinya. Selain otot lurik, ada pula otot polos dan otot jantung.
Otot lurik termasuk dalam gerak volunter karena dikendalikan langsung oleh otak. Otot ini berperan dalam banyak gerak tubuh yang dikehendaki.
Sel-sel otot lurik berbentuk silinder yang sangat panjang. Otot lurik memiliki inti di bagian tepi sel. sekumpulan otot, seperti otot biseps, ujungnya berupa tendon yang melekat pada tulang.
Keseluruhan kumpulan otot ini dibungkus seludang jaringan ikat yang disebut fasia superfasialis.
Kumpulan dari otot ini terdiri atas kumpulan yang lebih kecil lagi yang diseludangi atau dibungkus fasia propia. Kumpulan kecil ini terdiri atas serabut-serabut otot yang secara fungsional merupakan satu sel otot. Artinya, satu serabut otot sama dengan satu sel otot.
Satu sel otot itu dibungkus membran sel atau sarkolema. Sel otot terdiri atas miofibril-miofibril yang terdiri atas dua macam, yakni filamen tipis dan filamen tebal.
Filamen tipis terdiri dari tiga macam molekul protein, yakni aktin, troponin dan tropomiosin. Sementara filamen tebal terdiri dari satu macam filamen protein, yakni miosin.
Baca Juga: Pak Ogah Mulai Linglung, Sering Keluar Rumah dan Ditemukan Tetangga
Sifat Otot Lurik
Otot lurik juga disebut otot bergaris melintang. Bila dilihat di bawah mikroskop, tampak ada garis gelap dan terang yang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot.
Dikutip dari Gramedia Blog, Otot lurik memiliki sifat, seperti konduktivitas, iritabilitas, kontraktilitas, relaksasi, distensibilitas dan elastisitas.
Berikut ini penjelasan dari sifat-sifat otot lurik tersebut:
1. Konduktivitas
Otot lurik memiliki sifat konduktivitas, yakni sebuah kemampuan dimana otot memiliki keahlian untuk melaksanakan potensi aksi.
2. Iritabilitas
Otot lurik bersifat iritabilitas atau sebuah rangsangan. Artinya, ketika otot mengalami sebuah rangsangan, maka otot akan otomatis mengalami sebuah reaksi.
3. Kontraktilitas
Otot lurik memiliki sifat kontraktilitas atau sifat yang memungkinkan otot dapat mempersingkat ketegangan. Namun otot juga mampu membuat ketegangan di bagian ujung-ujungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul