SuaraJogja.id - Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia HE Air Vice Marshal Mohammad Mostafizur Rahman GUP melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (13/12/2021).
Kunjungannya rombongan Dubes Bangladesh tersebut disambut baik Rektor UGM Panut Mulyono di Ruang Rektor UGM
Melalui pertemuan kali ini, diharapkan dapat didiskusikan bersama berbagai peluang kerja sama yang dapat dilakukan ke depan.
“Banyak hal yang bisa dikerjasamakan ke depan,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut Mohammad Mostafizur Rahman menyampaikan tawaran kerja sama dalam bidang pendidikan. Beberapa diantaranya seperti meningkatkan jumlah penerima beasiswa bagi mahasiswa Bangladesh, program pertukaran mahasiswa dan dosen, kerja sama riset, dan lainnya.
“Harapannya kerja sama bisa segera direalisasikan,” katanya.
Usai melakukan diskusi dilakukan penanaman pohon donasi dari Kedubes Bangladesh. Penanaman pohon dilakukan di rumah dinas Rektor UGM yang berlokasi di Bulaksumur Blok F11. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan 50 tahun peringatan kemerdekan Bangladesh dan peringatan kelahiran pemimpin pendiri Bangladesh, Sheikh Mujibur Rahman, atau dikenal dengan Mujib Year’s.
Berita Terkait
-
Rektor UGM Simpan Sejumlah PR di Penghujung Jabatan, BEM KM UGM Layangkan Tuntutan
-
Sejumlah Pakar Apresiasi Respons Ganjar Pranowo Kirim Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru
-
Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Berkunjung ke Jateng untuk Jajaki Kerja Sama
-
Mau Melanjutkan Pendidikan? Coba Simak 7 Universitas Jogja Jurusan Psikologi Berikut Ini
-
Mahasiswa Terkunci di Perpustakaan Pusat UGM, Minta Tolong Lewat Twitter
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat