SuaraJogja.id - Senat Akademik Universitas Hasanuddin menggelar Sidang Paripurna dalam Rangka Penyaringan Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.
Acara berlangsung secara luring terbatas di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa 14 Desember 2021.
Acara juga disiarkan secara live melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.
Rapat Paripurna berisi dua agenda utama, yaitu Pemaparan Visi dan Misi Bakal Calon Rektor dihadapan anggota Senat Akademik dan panelis, dilanjutkan dengan pemungutan suara oleh anggota Senat Akademik untuk memilih tiga orang calon Rektor Unhas Periode 2022 – 2026.
Ketua Panitia Penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas, Prof Nurpudji Astuti Daud menjelaskan panitia telah melakukan serangkaian tahapan. Untuk menyaring Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.
“Tahapan hari ini merupakan kegiatan puncak, yang akan menghasilkan tiga orang Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026 untuk diserahkan kepada Majelis Wali Amanat,” kata Puji.
Kegiatan diawali dengan pemaparan visi dan misi oleh para Bakal Calon. Hadir sebagai panelis yang membedah visi misi Prof Satrio Soemantri Brodjonegoro (Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, AIPI), Prof Deddy T. Tikson (Guru Besar Administrasi Publik FISIP Universitas Hasanuddin), dan Rahman Roestan (Board of Director PT. Bio Farma).
Masing-masing bakal calon menyampaikan visi dan misi, diikuti dengan penajaman oleh para penelis. Selanjutnya proses pemilihan oleh anggota Senat Akademik Unhas.
Tiga nama yang memiliki suara paling terbanyak akan disampaikan kepada Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca Juga: Soroti Cakupan Vaksinasi Covid-19, Epidemiolog UGM: Masih Belum Merata Sepenuhnya
Mereka adalah Prof Budu, Prof Jamaluddin Jompa, dan Prof Farida Patittingi.
Saat mendaftar sebagai bakal calon rektor, Prof. Budu menyampaikan niat tulus untuk memberikan kontribusi terbaiknya kepada Unhas.
Budu, sarjana Kedokteran Unhas dan master Medical Education Universitas Gajah Mada (UGM) menyatakan kesiapan. Untuk mengikuti berbagai rangkaian proses seleksi yang hendak dilaksanakan.
Pada pemilihan hari ini Prof Budu meraih 29 suara. Disusul Jamaluddin Jompa 21 suara, dan Farida Patittingi 11 suara.
“Kehadiran saya pada hari ini merupakan wujud keseriusan dan kesungguhan untuk berkontribusi dalam pengembangan Unhas. Insyaaallah saya siap mengemban amanah jika diberikan kesempatan,” ungkap Budu.
Sebanyak 82 anggota Senat Akademik Unhas memberikan suara. Hasil pemilihan berdasarkan nomor urut Bakal Calon Rektor:
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana