SuaraJogja.id - Sebulan setelah tragedi 5 November di Astroworld Festivals Travis Scott, terungkap penyebab kematian 10 penonton konser di Texas tersebut.
Dilansir E! News, berdasarkan laporan forensik dari Harris County Institute of Forensic Sciences, 10 korban meninggal karena compression asphyxia, atau asfiksia yang terjadi karena tekanan di dada. Mirza Danish Baig (27), salah satu korban, dilaporkan meninggal karena "efek toksik gabungan dari kokain, metamfetamin, dan etanol."
Korban tewas lainnya adalah Rodolfo Angel Pena (23), Madison Alexis Dubiski (23), Franco Cesar Patino (21), Jacob E Jurine (20), John W Hilgert (14), Axel Beltsasar Acosta Avila (21), Brianna Rodriguez (16), Bharti Shahani (22), dan Ezra Blount (9).
Sebelumnya petugas menyebut tragedi di NRG Park di kampung halaman Travis Scott di Houston itu sebagai insiden maut massal. Menurut polisi, kerumunan di acara Travis Scott mulai memadat ke arah depan panggung, menyebabkan kepanikan dan cedera.
"Orang-orang mulai jatuh, lalu tidak sadarkan diri," kata pihak berwenang selama konferensi pers setelah pertunjukan, "dan itu makin menimbulkan kepanikan."
Sehari setelah konser, Travis mengeluarkan pernyataan yang berbunyi, "Saya benar-benar merasa hancur atas apa yang terjadi tadi malam. Doa saya untuk keluarga dan semua yang terkena dampak dari apa yang terjadi di Astroworld Festival. Saya mendukung PD Houston secara penuh untuk terus menyelidiki kejadian yang menghilangkan nyawa secara tragis. Saya berkomitmen untuk bekerja sama dengan masyarakat Houston untuk menyembuhkan dan mendukung keluarga yang membutuhkan. Terima kasih kepada PD Houston, Pemadam Kebakaran, dan NRG Park atas tanggapan dan dukungan langsung mereka. Saya Cinta Kalian Semua."
Ketika ditanya tentang insiden tersebut dalam sebuah wawancara dengan Charlamagne tha God pada awal Desember, rapper berusia 30 tahun itu, yang kini menghadapi banyak tuntutan hukum, mengaku tak sadar korban berjatuhan saat konsernya berlangsung.
"Saya baru tahu persis apa yang terjadi beberapa menit menjelang konferensi pers. Bahkan setelah pertunjukan, hanya dengar-dengar sesuatu," katanya.
Travis Scott juga telah bekerja sama dengan United States Conference of Mayors untuk mencegah terulangnya tragedi yang sama dalam konser.
Baca Juga: Usai Tragedi Astroworld, Kylie Jenner Sembunyi Gelar Baby Shower di Rumah Khloe Kardashian
Tony Buzbee—pengacara yang mewakili keluarga Axel, salah satu penonton konser yang meninggal—mengatakan kepada E! News, Kamis (16/12/2021), bahwa laporan penyelidikan "mengkonfirmasi apa yang sudah diketahui keluarga, yaitu bahwa Axel dihancurkan dan dibunuh malam itu oleh orang banyak, bukan karena kesalahannya sendiri."
Pernyataan itu berbunyi, "Keluarga Axel Acosta sekarang menantikan untuk mengajukan kasus mereka di pengadilan, di depan juri, dengan harapan bahwa semua yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban secara hukum, dan bahwa tragedi yang dapat dicegah seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi."
Pada 16 Desember, Departemen Kepolisian Houston mengatakan di media sosial bahwa penyelidikan kriminal atas insiden tersebut sedang berlangsung. Pihak berwenang sedang meninjau rekaman video dan bukti serta melakukan wawancara dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Usai Tragedi Astroworld, Kylie Jenner Sembunyi Gelar Baby Shower di Rumah Khloe Kardashian
-
YouTuber PewDiePie Kecam Permintaan Maaf Travis Scott: "Ini yang Terburuk"
-
Korban Jiwa di Konser Travis Scott Jadi 10 Orang, Terbaru Bocah 9 Tahun
-
Kesaksian Keluarga Korban Tewas soal Tragedi Konser Travis Scott
-
The Simpsons Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini tentang Konser Astroworld
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!
-
BRI Dukung Pergelaran Clash of Legends 2026, Barcelona Legends Siap Tanding di GBK Senayan Jakarta!
-
Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Sri Sultan Buka Suara: Hormati Hukum!
-
Peringati Hari Kartini, Swiss-Belhotel Jogja-Solo Gelar Aksi Sosial Bersama Rifka Annisa
-
Daycare Bukan Ruang Rentan, Aisyiyah Desak Penanganan Kasus Little Aresha Tak Sekadar Reaktif