SuaraJogja.id - Siapa tak tak tahu lagu "Mendung Tanpo Udan". Lagu dangdut Jawa yang dinyanyikan Ndarboy alias Helarius Daru Indrajaya ini melekat pada benak masyarakat, terutama pecinta musik dangdut di Indonesia. Bahkan sering jadi soundtrack kehidupan dan percintaan
Mencoba membuktikan eksistensinya, Ndarboy bersiap meluncurkan album baru di akhir tahun 2021 ini. Berbeda dengan album sebelumnya Pusakarya yang keluar pada 2019 lalu yang hanya dirilis secara digital, album baru berjudul "Cidro Asmoro" justru kembali ke konsep lama dengan Compact Disc (CD).
Konsep ini dipilih karena Ndarboy ingin belajar proses bermusik laiknya para senior. Mereka yang berjuang keras untuk menghasilkan karya musik di CD atau bahkan kaset merupakan musisi yang luar biasa.
CD berisikan 10 lagu yang belum pernah dipublikasikan juga pada awal tahun nanti juga akan masuk ke platform digital Spotify. Namun khusus untuk platform digital, satu single hanya dikeluarkan sebulan sekali.
Baca Juga: Sukses Luncurkan Album Baru, Tiara Andini Ingin Gelar Konser Tunggal
Selain keunikan dari 10 lagu yang berkesinambungan itu, album Cidro Asmoro juga akan menawarkan pengalaman audio visual secara maksimal. Rencananya 10 lagu
tersebut akan dirilis menjadi video klip berseri.
"Jadi nantinya sepuluh lagu akan dikeluarkan hingga bulan oktober 2022," ujar Ndarboy di sela peluncuran Cidro Asmoro di Yogyakarta, Minggu (18/12/2021).
Menurut Ndarboy, meski berkonsep lebih konvensionap, album Cidro Asmoro dikemas secara spesial dengan rilisan terbatas berbentuk boxset album fisik. Satu boxset seharga Rp 400 ribu yang dibuat terbatas 400 box ini selain berisi CD juga kaos, stiker, lirik, sertifikat kepemilikan dan gantungan kunci separuh hati, baik Cidro maupun Asmoro.
Lirik dan lagu di Cidro Asmoro ditulis Ndarboy selama dua tahun terakhir. Melalui proses finishing selama lima bulan terakhir merupakan kisah nyata dan mengangkat perjalanan kisah asmara yang cedera dan merana. Ndarboy membawakan lagu dengan aransemen pop dangdut yang khas
Secara keseluruhan, album ini menceritakan proses perjalanan, pertemuan, percintaan (asmoro), ingkar janji (cidro), sakit hati, ketuhanan, perwayangan, alam dan budaya. Juga tentang cara mengikhlaskan.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Australia Meroket, Pesta Album Baru Taylor Swift Disebut Jadi Pemicu
Beberapa lagu baru yang diluncurkan antara lain 'Dalan Gronjal', 'Selamat Tinggal Kekasih', dan 'Koyo Jogja Istimewa'. Tiga lagu itu jadi lagu yang paling berkesan dan membekas di album Cidro Asmoro.
Berita Terkait
-
Blong, Single Baru Ndarboy Genk yang Terinspirasi dari Judi Online
-
Lirik Lagu Diva Hani Koyo Jogja Istimewa dan Artinya, Video Covernya Viral
-
8 Tahun Berkarya, Ndarboy Genk Pernah Jual Pecel sampai Punya 'Gift' untuk Bikin Lagu yang Bagus
-
Hadirkan Nuansa Baru, Ndarboy Genk Siapkan Album Pusakarya Perpaduan Koplo-Orkestra
-
7 Bulan Hiatus, SF9 Bakal Comeback dengan Album Baru di Bulan Maret
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah