Galih Priatmojo
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (kanan) saat menerima medali runner-up Indonesia Masters 2021 dari Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna di Nusa Dua, Bali, Minggu (21/11/2021). ANTARA/Roy Rosa Bachtiar/aa.

SuaraJogja.id - Timnas bulu tangkis Indonesia mundur dari tiga turnamen yang akan berlangsung di India pada Januari 2022.

Penarikan diri ini diumumkan Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Minggu, meliputi turnamen India Open (11-16 Januari), Syed Modi India International (18-23 Januari), dan Odisha Open (25-30 Januari).

"Performa tim utama, pelapis maupun junior diprediksi tidak akan maksimal. Mereka baru saja rehat dari pertandingan dengan intensitas yang demikian tinggi dan terus menerus sejak September hingga Desember," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky seperti dikutip dari Antara, Minggu (19/12/2021).

Selain itu, dengan adanya libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 juga berpengaruh pada porsi latihan yang tidak maksimal karena seluruh penghuni Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, dibolehkan pulang dan kembali ke klub masing-masing.

Baca Juga: Ratu Bulu Tangkis Taipei ke Perempat Final Kejuaraan Dunia 2021

Kurang siapnya timnas juga tidak hanya dari aspek atlet, namun juga keorganisasian yang akan sibuk menggelar seleksi nasional (seleknas) yang bertepatan di awal bulan Januari.

"Pada awal Januari PP PBSI akan menggelar kegiatan Seleksi Nasional di Pelatnas Cipayung, yang diikuti ratusan pemain dari 34 provinsi," tutur Rionny.

Kehadiran ratusan calon peserta itu dipastikan akan memberdayakan seluruh fasilitas lapangan di Pelatnas Cipayung, sehingga tidak ada lagi ruang untuk berlatih bagi Skuad Merah Putih.

"Dengan hadirnya para peserta Seleksi Nasional, tidak ada fasilitas berlatih karena lapangan yang biasanya digunakan pemain berlatih, dipakai untuk menggelar pertandingan," tuturnya.

Rionny juga mengatakan sebagai negara bulu tangkis, setiap pengiriman pemain ke turnamen internasional harus dibebani target tinggi, yaitu harus mampu merebut gelar juara.

Baca Juga: Sejarah Bulu Tangkis Hingga Masuk, Tersebar dan Terkenal di Indonesia

Namun dengan kondisi fisik, teknik, fokus dan pikiran pemain yang belum prima serta persiapan yang tidak optimal, tentu sangat berat pemain bisa menampilkan performa terbaik dan merebut gelar juara.

Dengan menarik diri dari mengikuti kejuaraan internasional di awal tahun, kata Rionny, para pemain diharapkan bisa memanfaatkan waktu libur dari ajang kompetisi untuk melakukan pemulihan fisik dan mental. Apalagi di tahun 2022 masih banyak ajang-ajang prioritas yang lebih menjadi sasaran utama bagi PBSI.

Komentar