SuaraJogja.id - Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Padukuhan Jogodayoh, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul akan menggelar empat sesi misa natal pada tahun ini.
Ketua Dewan Paroki HKTY Ganjuran Ari Setiawan menuturkan, empat sesi tersebut masing-masing mulai pukul 17.00 dan 20.00 WIB untuk tanggal 24 Desember. Sementara pada Sabtu (25/12/2021) besok misa akan dimulai pukul 07.30 dan 17.00 WIB.
"Durasi misa juga akan dikurangi dari yang biasanya 2,5 jam menjadi 1,5 jam saja," kata Ari, Jumat (24/12/2021).
Misa yang akan dilaksanakan nanti sore pukul 17.00 WIB, ibadat akan menggunakan Bahasa Jawa. Kemudian untuk pukul 20.00 WIB juga masih memakai Bahasa Jawa tapi dengan iringan instrumen gamelan.
Baca Juga: Belanja Natal Warga Australia Dipekirakan Rp818 T, Apa yang Mereka Beli?
“Yang nanti sore ibadatnya pakai Bahasa Jawa lalu yang malamnya dilanjutkan juga bahasa Jawa tapi diiringi gamelan. Untuk besok pagi itu pakai Bahasa Indonesia itu dan jam 17.00 WIB juga bahasa Indonesia dengan iringan organ biasa,” paparnya.
Seluruh kegiatan ibadat misa akan disiarkan secara langsung melalui akun youtube Gereja Ganjuran. Sehingga umat yang tidak bisa hadir di gereja bisa mengikuti secara daring.
"Karena memang ada pembatasan umat yang hadir di gereja sebanyak 800 orang. Itu sudah sesuai protokol kesehatan," katanya.
Menurutnya, bagi jemaat yang akan datang langsung ke gereja hanya yang punya id card lingkungan. Sementara untuk pemudik yang ingin tetap mengikuti misa di Ganjuran harus memenuhi persyaratan yang ada.
"Syarat misa offline bagi pemudik yakni
mendaftar di sekretariat paroki, menunjukkan kartu vaksin dosis 2, dan melakukan tes antigen H-1," katanya.
Baca Juga: 6 Negara yang Memiliki Tradisi Unik dalam Merayakan Natal
Ari menambahkan, sebelumnya pada Kamis (23/12/2021) pihak kepolisian melalui tim gegana telah melakukan sterilisasi. Pihaknya juga menerjunkan 25 orang sebagai tim keamanan internal.
"Untuk protokol kesehatan pihak gereja juga memberlakukan jarak tempat duduk pada saat misa yakni masing-masing kursi sejauh satu meter," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bocoran Kode Voucher OVO yang Wajib Kamu Tahu untuk Natal 2025
-
Tim Hukum Hasto Sebut Penatapan Tersangka Mengganggu Damai Natal
-
Gelar Kunjungan Industri, Siswa MAN 2 Bantul Praktik Olah Bandeng Juwana
-
Mualaf 2 Tahun Lalu, Foto Richard Lee Rayakan Natal Desember 2024 Dipertanyakan
-
Mempelajari Pembentukan Pulau Jawa di History of Java Museum
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan