SuaraJogja.id - Datang bulan atau haid adalah siklus bulanan yang dialami wanita sebagai bagian dari proses organ reproduksi dalam mempersiapkan kehamilan dengan ditandai penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah, dan jika tidak terjadi kehamilan, maka endometrium akan luruh dan keluar bersama darah melalui vagina, itulah yang disebut menstruasi.
Umumnya menstruasi memiliki siklus yang teratur di setiap bulannya.
Terdapat empat fase dalam siklus menstruasi yakni.
1. Fase Mentruasi
Adalah dengan ditandai luruhnya dinding rahim yang berisi pembuluh darah dan cairan lendir. Proses ini berlangsung pada awal menstruasi sekitar 4 - 6 hari.
2. Fase Folikular
Pada fase ini ovarium akan membentuk folikel yang berisi sel telur yang belum matang yang nantinya akan tumbuh dan merangsang penebalan dinding rahim.
Fase ini umumnya berlangsung antara 11 hingga 27 hari.
3. Fase Ovulasi
Baca Juga: Keputihan Sebelum Menstruasi, Normalkah?
Ini terjadi saat ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang, dimana sel ini telah siap dibuahi oleh sperma dalam saluran indung telur.
Fase ini terjadi pada hari ke 14 siklus menstruasi.
4. Fase Luteal
Ditandai dengan berubahnya sel telur menjadi korpus luteum, jaringan yang melepaskan hormon yang mempertebal dinding rahim.
Jika tak dibuahi sperma, korpus luteum akan menyusut dan kembali diserap.
Pada umumnya wanita, siklus menstruasi setiap 21 - 35 hari dengan masa 3 - 7 hari.
Waktu siklus wanita berbeda beda, namun ada beberapa yang mengalami gangguan pada siklus menstruasi hingga menyebabkan haid tidak teratur. Ada yang terlalu cepat, ada pula yang terlambat.
Terdapat beberapa penyebab telatnya haid antara lain.
1. Obesitas
Berat badan yang melebihi batas ternyata dapat memicu perubahan hormon pada wanita sehingga menyebabkan terlambatnya menstruasi.
2. Stres
Ketika wanita mengalami stres, produksi hormon gonadotropin dan kinerja hipotalamus yang merupakan salah satu bagian otak yang bertugas mengatur siklus menstruasi akan terganggu sehingga menyebabkan terlambatnya menstruasi.
3. Kebiasaan Merokok
Perlu diketahui zat zat yang terdapat dalam rokok yakni nikotin dapat mempengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi.
4. Efek Pil KB
Efek pil KB juga bisa menjadi penyebab telatnya haid. Hal itu karena Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang dapat mencegah pelepasan sel telur.
5. Polycystic ovary syndrome ( PCOS ).
Adalah kondisi yang menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen yang membuat menstruasi tidak teratur bahkan terhenti.
6. Kelebihan Hormon Prolaktin
Produksi hormon prolaktin yang berlebihan dapat memengaruhi kinerja hormon lain seperti estrogen dan progesteron yang berperan dalam proses mentruasi.
7. Gangguan Tiroid
Terlambatnya datang bulan juga bisa dipengaruhi oleh gangguan tiroid karena fungsi utama kelenjar tiroid adalah mengatur metabolisme tubuh, jadi ketika hormon ini tak bekerja dengan baik maka menstruasi pun akan terganggu.
8. Penyakit Kronis
Penyakit kronis seperti diabetes dan celiac rupanya memiliki andil besar dalam proses siklus menstruasi.
Gula darah yang tidak stabil memiliki kaitan erat dengan perubahan hormon, sehingga membuat menstruasi terganggu.
Hal yang sama juga terjadi pada penderita celiac dimana menjadi penyebab peradangan dan menimbulkan kerusakan pada usus kecil.
Situasi ini membuat tubuh tak dapat menyerap nutrisi penting hingga menyebabkan terlambatnya menstruasi.
9. Amenorrhea
Adalah salah satu gangguan pada reproduksi wanita, dengan ditandai gejala tidak terjadinya menstruasi pada masanya.
10. Kista
Terlambatnya siklus menstruasi juga bisa disebabkan oleh kista atau tepatnya kista ovarium.
Tumor jinak ini selain menganggu siklus menstruasi juga menyebabkan rasa berlebihan pada saat menstruasi itu datang.
Beberapa kemungkinan bisa terjadi ketika Kamu mengalami terlambat datang bulan.
Akan tetapi jika hal ini telah menganggu ada baiknya segera berkonsultasi kepada dokter agar mengetahui penyebabnya dan dapat mengatasi sejak dini.
Kontributor : Jeffri Jeff
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!