SuaraJogja.id - Urine merupakan hasil penyaringan darah oleh ginjal yang dikeluarkan tubuh melalui saluran kemih.
Urine dikeluarkan untuk membuang sisa sisa metabolisme misalnya urea dan racun dari dalam tubuh melalui buang air kecil.
Lalu bagaimana jika pada saat buang air kecil kita merasakan sakit? Apakah berbahaya?
Rasa sakit saat buang air kecil sering terjadi pada beberapa orang, hal itu kemudian dikaitkan dengan rasa takut akan penyakit serius.
Akan tetapi jangan terburu menyimpulkan bahwa sakit saat buang air kecil adalah tanda memiliki penyakit kelamin atau penyakit serius lainnya.
Sejatinya terdapat beberapa hal yang bisa menjadi penyebab sakit saat buang air kecil.
Berikut beberapa faktor penyebab kencing sakit.
1. Sering Menahan Buang Air Kecil
Perlu diketahui berbahaya bagi kamu yang sering menahan rasa buang air kecil. Kebiasaan ini dapat membuat penumpukan urine pada ginjal dan kantung kemih, dan jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil.
Baca Juga: 4 Dampak Buruk Sering Menahan Buang Air Kecil, Kamu Harus Tahu!
2. Dehidrasi Akibat Kurang Minum
Jika kamu merasakan sakit saat buang air kecil dan bahkan air seni berwarna kecoklatan, itu tandanya kamu kurang air minum dalam tubuh.
Dehidrasi akibat beraktivitas yang memacu keluar keringat namun tak diimbangi dengan asupan air yang cukup maka akan membuat sakit saat buang air kecil.
3. Aktifitas yang Bersinggungan dengan Genital
Sering melakukan aktivitas yang membuat genital bergesekan dengan benda keras juga menjadi penyebab sakit saat buang air kecil. Seperti contoh bersepeda terus menerus dengan sadel sepeda yang keras.
Pergesekan ini menyebabkan luka pada area luar genital, sehingga menyebabkan rasa nyeri pada saat buang air kecil.
Berita Terkait
-
Dokter Ingatkan Jangan Buru-buru Cek Test Pack Saat Sedang Program Hamil
-
Lagi, Pegawai Honorer Disporapar Bontang Positif Amfetamin
-
4 Dampak Buruk Sering Menahan Buang Air Kecil, Kamu Harus Tahu!
-
Penyebab Kencing Sakit pada Pria, Wanita, dan Anak
-
BNN Kota Bontang Sebut Adanya Kemungkinan Komplotan Jaringan Sabu di Lingkungan Instansi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu