SuaraJogja.id - Cara mengatasi susah tidur. Susah tidur atau insomnia kerap dianggap sepele. Padahal gangguan tersebut bisa membuat tidur tidak berkualitas. Alhasil semangat dan produktivitas pun berpotensi menurun.
Orang susah tidur juga bisa kehilangan tenaga, mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan dapat memicu munculnya beragam masalah kesehatan seperti penurunan daya ingat dan gairah seks hingga gangguan fisik dan mental.
Berikut ini sejumlah cara mengatasi susah tidur agar istirahat kita dapat berkualitas.
1. Atur Jadwal Tidur
Mengatur jadwal tidur penting agar tubuh dapat beristirahat cukup. Waktu tidur yang mepet atau sering berubah-ubah bisa menjadi pemicu insomnia.
Itu karena terganggunya ritme sirkadian yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Hal ini juga akan memengaruhi siklus tidur dan bangun pada pagi hari.
2. Atur Suasana Kamar
Kondisi kamar pun dapat menjadi pemicu insomnia. Aturlah kamar sedemikian rupa sehingga istirahat kita lebih tenang dan nyaman. Ganti lampu tidur menjadi lebih redup. Anda juga bisa mengatur suhu kamar agar tubuh terasa lebih hangat.
3. Relaksasi
Anda dapat melakukan yoga atau pilates sebelum tidur sebagai relaksasi. Studi yang dipublikasikan di jurnal Alternative Therapies in Health and Medicine tahun 2014 menyebutkan yoga memiliki efek positif pada kualitas tidur.
Yoga juga dapat mengurangi stres, meningkatkan fungsi fisik, dan meningkatkan fokus mental. Selain mencoba yoga dan pilates, relaksasi juga bisa dilakukan dengan berbagai cara lain seperti mandi air hangat, mendengarkan musik, menonton, atau aktivitas lain yang disukai.
4. Konsumsi Makan Sehat
Pola makan ternyata juga berpengaruh pada kualitas istirahat kita. Hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein sebelum tidur.
Baca Juga: Ingin Tidur Nyenyak, Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini sebelum Tidur
Ini karena konsumsi makanan atau minuman yang mengandung 400 miligram kafein enam jam sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur.
Selain kafein, meminum alkohol memang dapat membuat seseorang mudah tertidur, tapi tidak bisa sampai membuat kamu terlelap.
5. Olahraga
Rutin melakukan aktivitas dapat mencegah susah tidur secara sehat dan efektif. Studi pada 2015 yang diterbitkan di jurnal Randomized Controlled Trial menemukan bahwa olahraga setidaknya 150 menit per pekan selama enam bulan dapat mengurangi gejala insomnia, depresi dan kecemasan.
6. Tidak Merokok dan Mabuk Sebelum Tidur
Kandungan nikotin dalam rokok dapat memicu insomnia pada beberapa orang. Selain rokok, Anda perlu menghindari konsumsi minuman beralkohol dan kafein.
Minuman tersebut akan membuat kamu terjaga, sehingga kesulitan untuk tidur di malam hari. Alih-alih konsumsi alkohol dan kafein, Anda bisa menggantinya dengan susu hangat.
7. Pijat
Terapi pijat bisa mengatasi ssah tidur. Pijat yang benar akan membuat tubuh rileks, menghilangkan nyeri, kecemasan sekaligus depresi.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan