SuaraJogja.id - Briptu Novalan (24) personel kepolisian yang bertugas di Polres Gunungkidul meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Srandakan, tepatnya di Padukuhan Sampara, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul pada Senin (10/1/2022) sekitar pukul 01.15 WIB. Korban merupakan warga Padukuhan Klewoanan, Triharjo, Wates, Kulon Progo.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Bantul Iptu Maryono menerangkan, kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor Yamaha NMAX berpelat nomor AB 6284 DB melaju dari arah timur ke barat. Diduga korban melaju dengan kecepatan tinggi.
Lantas sesampainya di lokasi kejadian, yang kondisi jalannya menikung, korban lepas kendali hingga keluar dari aspal. Akibatnya dia menabrak sebuah lampu penerangan jalan umum (PJU).
"Setelah menghantam lampu PJU, korban terjatuh hingga terpelanting membentur tembok rumah warga," katanya kepada wartawan, Senin (10/1/2022).
Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka yang cukup berat pada bagian kepalanya. Cidera di kepala yang cukup berat menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Penyebab kecelakaan ini, karena korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi saat hendak menikung hingga lepas kendali kemudian menbarak PJU dan rumah warga," ujar dia.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Namun, anggota Satlantas Polres Gunungkidul itu diketahui hendak pulang ke rumahnya, usai bertugas mengatur arus lalu lintas di wilayah Patuk, Gunungkidul.
"Iya benar (selesai bertugas mengatur lalu lintas di Patuk)," ungkapnya.
Semenntara itu, sepeda motor milik korban mengalami rusak yang cukup berat ringsek pada bagian bodi depan. Saat ini motornya sudah diamankan guna mendukung upaya penyelidikan.
Baca Juga: Anggota Satlantas Gunungkidul Meninggal karena Kecelakaan Saat Pulang Urai Kemacetan
"Motornya sudah kami amankan untuk keperluan penyidikan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Anggota Satlantas Gunungkidul Meninggal karena Kecelakaan Saat Pulang Urai Kemacetan
-
Gaga Muhammad Ingin Cari Uang untuk Pengobatan Laura Anna, Tapi Tak Diberi Ruang
-
Gaga Muhamad Anggap Rumah Sakit Telat Menangani Laura Anna
-
Viral Avanza Tercebur ke Waduk Gegara Sopir Grogi Lupa Rem Tangan
-
Pembelaan Gaga Muhammad, Salahkan Laura Anna Tak Pakai Sabuk Pengaman
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog