Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
viral driver ojol berkerumun di rumah customer yang membatalkan pesanannya. [merapi_uncover / Twitter]

SuaraJogja.id - Sebuah rumah warga di Jalan Damai tepatnya di wilayah Kapanewon Ngaglik, Sleman digeruduk massa ojek online (ojol) pada Senin (10/1/2022) malam. Informasi yang diunggah oleh akun Twitter @merapi_uncover itu bahkan sempat menghebohkan lini masa twitter semalam.

Dalam salah satu unggahannya dituliskan rumah seorang customer itu didatangi driver ojol. Berdasarkan informasi yang beredar keramaian itu disebabkan oleh kesalahpahaaman antara kedua belah pihak.

"Info lur rumah customer didatangi ojol karena si driver dikasih bintang 1 karena orderan lama dan posisi pas hujan. Dan driver juga dimarah-marahin dan diancam oleh customer karena orderan lama dan lain-lain. Lokasi Jalan Damai samping rumah banget," tulis akun @merapi_uncover dalam satu unggahannya seperti yang dikutip SuaraJogja.id, Selasa (11/1/2022).

Dalam video yang dibagikan itu, terlihat kerumunan warga dan massa ojol yang berada di depan sebuah rumah yang diketahui milik si customer.

Baca Juga: Ruang Ganti Pemain Stadion Ngurah Rai yang Viral di Medsos Direnovasi, Begini Komentar LIB

Saat diminta konfirmasi, Kanitreskrim Polsek Ngaglik, Iptu Budi Karyanto membenarkan adanya kejadian tersebut pada kemarin malam.

"Kronologinya ada customer pesen makanan (pakai ojol) terus karena posisi hujan dan warungnya antri disampaikan ke customer, tapi sama customernya dibilang 'kalau ngga mau nganter ya udah' mau dikasih bintang satu," kata Budi saat dihubungi awak media.

Namun, Budi memastikan tidak ada kerusuhan atau tindakan anarkis yang terjadi pada peristiwa semalam. Kedua belah pihak antara driver ojol dan customer sepakat untuk menyelesaikan persoalan itu secara damai.

"Aman kok. Bisa diselesaikan dengan aman semalam," ucapnya.

Massa ojol yang sempat menggeruduk rumah itu hanya untuk meminta klarifikasi saja. Untuk selebihnya mediasi dan sebagainya berlangsung aman terkendali serta tidak menyebabkan kerugian material maupun korban jiwa.

Baca Juga: Viral, Parkir di Puncak Bogor Patok Tarif Rp 30 Ribu, Wisatawan Ini Bandingkan ke Mall

Terkait dengan ditangguhkannya akun driver ojol yang bersangkutan, Budi mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan terbaru. Kedua belah pihak akan kembali melakukan klarifikasi di kantor ojol hari ini.

"Hari ini driver sama customer ke kantor ojol untuk klarifikasi itu. Untuk perkembangan hasil di kantor ojol apa kita belum tahu," tandasnya.

Komentar