SuaraJogja.id - Seorang pemuda berinisal RH (25) warga Bogor, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan melakukan aksi pencurian di sebuah konter handphone di wilayah Kalasan, Sleman. Berdasarkan pemeriksaan terungkap bahwa pelaku sudah cukup sering melakukan aksi pencurian.
Kapolsek Kalasan, Sleman Kompol Sumantri menuturkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang korban yang merupakan warga Purwomartani, Kalasan, Sleman. Korban melaporkan bahwa toko hp atau konter miliknya digasak maling pada 20 Desember 2021 lalu.
"Pada saat itu pelaku diketahui masuk konter dengan cara merusak gembok toko," kata Sumantri saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (15/1/2022).
Sejumlah barang bahkan sempat digondol oleh pelaku dalam aksinya saat itu. Barang-barang konter berupa paket data, sejumlah telepon genggam, power bank, hingga uang tunai raib digondol pelaku.
"Saat itu total kerugian yang dialami korban mencapai kurang lebih Rp 46 juta lebih," ujarnya.
Dari peristiwa tersebut, disebutkan Sumantri, jajaran Polsek Kalasan mulai melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tidak lama berselang pihaknya berhasil mengantongi ciri-ciri terduga pelaku pencurian konter hp tersebut.
Selanjutnya pada 12 Januari 2022 kemarin didapati bahwa pelaku diketahui berada di daerah Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Dari informasi itu Tim Opsnal Polsek Kalasan langsung bergerak mengamankan terduga pelaku.
"Pelaku ini akhirnya dapat ditangkap di sebuah konter daerah Tlogo, Klaten. Berdasarkan pemeriksan pelaku sendiri mengaku telah melakukan aksi pencurian itu di lima TKP lain," ungkapnya.
Dari tangan pelaku sejumlah barang bukti turut diamankan pihak kepolisian. Di antaranya satu unit sepeda motor, dua unit HP, satu buah obeng, dua buah gembok, enam buah power bank serta beberapa voucher paket data.
Baca Juga: Sambangi Sentra Jamu di Sleman, Sandiaga Uno Berharap Bisa Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan
"Atas kejadian ini pelaku disangkakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman di atas 4 tahun kurungan penjara," tandasnya.
Berita Terkait
-
8 Bulan Buron, Dua Maling Ini Ditangkap Saat Melintas Pakai Motor Curian di Denpasar
-
Babak Belur, Pria Diduga Maling Motor Tertangkap Warga Viral di Medsos
-
Satu Paket APILL Hilang Digasak Maling, Dishub Bakal Perketat Keamanan APILL di Tiap Persimpangan
-
Semalam, Kotak Amal di Dua Masjid Kota Bukittinggi Raib Digondol Maling
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup