SuaraJogja.id - Rumor mualaf dan memeluk Islam kembali ditujukan pada aktris Gita Sinaga. Rumor muncul karena ia memainkan karakter Muslim dan melakukan akting salat.
Saat ditemui awak media, Gita Sinaga mengaku dirinya menjunjung tinggi pluralisme dan sama sekali tak menolak tawaran akting yang mengharuskannya beradegan salat. Menurutnya, dilansir Hops.id--jaringan Suara.com--itu adalah tuntutan profesinya sebagai seorang aktris.
"Menurut gue gini loh, gue tuh orang yang sangat menjunjung tinggi pluralisme. Dalam artian aku tuh sering banget ya sebelum ini (dapat tawaran) "Git, mau enggak ada adegan salatnya?' Mau! Apa yang salah dengan adegan salat," kata Gita Sinaga dilansir dari kanal YouTube Populer Seleb pada Rabu, (26/1/22).
"Karena seorang aktor menurut gue, kelebihan aktor dari pekerjaan lain adalah kita bisa menjadi siapa pun yang orang lain tidak bisa. Contoh, gue kerja di Bank, lo enggak bisa nyobain jadi satpam, lo enggak bisa jadi koki."
Senada dengan itu, Gita juga mengaku tak keberatan jika harus memerankan karakter dengan latar agama yang lain, seperti Buddha. "Dengan gue seorang aktor, gue bisa nyobain diri gue seorang muslim, seorang Buddhist misalnya atau gue nyobain jadi seorang pembantu gimana, seorang wartawan."
Ia pun memberikan tanggapan menohok bagi netizen yang mengomentari agamanya. "(kata netizen) Kalau bukan muslim jangan mainin karakter muslim dong. Lo, salah dong. Aktor itu harus bisa menjadi apa pun," ujarnya.
Di tengah rumor miring yang menimpanya, Gita menganggap santai permasalahan ini. Menurutnya, akting yang ia lakoni berhasil sampai ke penonton hingga menimbulkan rumor bahwa dirinya telah mualaf.
"Mungkin salatnya gue terasa benar, terasa nyata, aku happy aja sih. Tapi kembali lagi, aku enggak memusingkan pendapat orang tentang agama. Karena menurut aku, agama itu sifatnya asasi, kenyamanan," katanya.
"Bisa aja aku tiba-tiba bener-bener nyaman dengan agama lain yang aku peluk sekarang mungkin atau orang lain mengalami hal yang sama. Itu enggak menjadi halangan."
Baca Juga: Alami Anxiety Disorder, Gita Sinaga Jadikan Habibi Hood sebagai Obat
Senada dengan itu, keluarga Gita juga tak mau ambil pusing dengan pemberitaan yang beredar. Justru Gita sering diledek oleh keluarganya terkait isu mualaf.
"Keluarga itu tipikal yang ngerti banget kerjaan aku, karena mungkin ngurusin aku udah lama ya. Ketawa-ketawa aja, lucu-lucuan aja. Paling dibercandain 'fasih banget kamu salatnya,'" ungkapnya.
Berita Terkait
-
Alami Anxiety Disorder, Gita Sinaga Jadikan Habibi Hood sebagai Obat
-
Beda Agama, Gita Sinaga Tak Berani Menikah dengan Habibi Hood
-
Rahasia Dunia Trading Dibongkar, Ichal Muhammad Jelaskan Seramnya Bisnis Affiliator-Aplikasi
-
3 Ayah Artis Jadi Mualaf, Salah Satunya Kembali ke Agama Semula
-
Terkuak Alasan Nathalie Holscher Mualaf, Ungkap Reaksi Keluarga Dengar Pindah Agama
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi