SuaraJogja.id - Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup terasa bagi kalangan pengusaha khususnya para pelaku usaha dan industri. Guna mendorong pemulihan ekonomi di tanah air, pemerintah memberikan kemudahan ekspor dan impor bagi pengusaha.
Mendukung langkah strategis pemerintah mengatasi dampak pandemi, Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) bekerjasama dengan Gama Multi Group dan Indonesia Japan Business (IJB) Network mengadakan pembekalan dan kurasi produk UMKM menuju pasar ekspor di Jepang bagi para pelaku usaha dan industri.
Acaranya sendiri telah berlangsung pada 21 Januari 2022 di Pendopo Wisma KAGAMA Yogyakarta.
“UGM terus berusaha berkontribusi untuk memperkuat para pelaku usaha dan industri khususnya UMKM melalui kegiatan pelayanan, pendampingsan, serta pembinaan,” ungkap Direktur DPKM UGM Profesor Irfan Dwidya Prijambada, Selasa (25/1/2022).
Kegiatan pembekalan dan kurasi produk UMKM diikuti oleh 142 pelaku UMKM di DIYdan Jawa Tengah. Sebelum acara kurasi dilakukan oleh konsultan IJB Net, peserta diberi pembekalan dan motivasi agar terjaga semangat untuk berorientasi pemasaran global.
"Menghadirkan narasumber Bambang Ardayanto selaku pelaku bisnis ekspor dan konsultan dari IJB net," katanya.
Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan juga aplikasi pengelolaan gudang secara digital, Lokacella dari PT Gama Multi Usaha Mandiri dan mitra.
"Aplikasi tersebut berguna untuk memudahkan UMKM dalam mengelola barang dagangannya secara akurat setiap saat, baik dari ponsel maupun laptop," ujarnya.
Baca Juga: Menerka Peta Politik 2024, Pakar UGM Sebut Akan Banyak Perbedaan Daripada 2019
Berita Terkait
-
Menerka Peta Politik 2024, Pakar UGM Sebut Akan Banyak Perbedaan Daripada 2019
-
Ganjar Pranowo Unggah Video Bersama Lisa BLACKPINK, Usaha Tarik Suara Milenial Untuk 2024? Ini Pandangan Pakar Politik
-
Australia Punya Standar Tinggi Soal Emisi, Menperin Upayakan Indonesia Bisa Ekspor Mobil Kuartal Pertama 2022
-
Indonesia Ingin Ekspor Kendaraan ke Australia, Menperin Singgung Pabrikan Mobil
-
Kisah Dosen di DIY Dampingi Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual: Terduga Pelaku Dipercepat Lulusnya Demi Nama Baik Kampus
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat