SuaraJogja.id - Kasus Covid-19 di Jogja mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir. Itu berdasarkan temuan hasil skrining yang masif dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja selama ini. Kendati terjadi peningkatan tetapi sampai saat ini belum ada indikasi varian Omicron.
"Kalau dilihat grafik dalam sepekan memang bergeraknya naik. Karena memang sekarang tingkat mobilitas di Jogja sudah begitu tinggi," aku Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi, Rabu (26/1/2022).
Dikatakannya, pada pekan lalu kasus aktif di Kota Jogja tercatat ada tujuh kasus dan selalu bertahan di bawah 10 kasus. Sementara, dalam sepekan terakhir ini hampir setiap hari ditemukan kasus baru hingga akumulasi kasus aktif tercatat sebanyak 32 kasus.
Meskipun demikian, menurut Heroe, angka tersebut masih tergolong terkendali. Dan tidak ditemukan penyebaran virus corona yang meluas.
"Paling banyak kenaikan ditemukan dari skrining rumah sakit, karena pasien yang akan tindakan medis kan harus dites dulu ternyata hasilnya positif," katanya.
Di sisi lain, terdapat pula wisatawan yang hendak melanjutkan perjalanan kemudian melakukan skrining ternyata hasilnya positif Covid-19. Seluruh temuan kasus positif itu pun dilakukan tracing kontak erat, tetapi tidak ditemukan sebaran.
"Kemudian memang ada juga dari skrining pembelajaran sekolah, jadi semuanya dari skrining kasus paling banyak. Kasus-kasus baru dari luar itu nggak banyak," ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sejauh ini belum menemukan indikasi kasus yang dicurigai sebagai varian Omicron. Ciri-ciri sebaran Omicron ialah ketika ada sebaran kontak erat dalam jumlah banyak. Sekalipun belum memperoleh hasil metode Whole Genome Sequencing (WGS) pemeriksaan untuk mendeteksi varian Omicron.
"Jadi di Jogja sampai saat ini kami belum menemukan pola sebaran cepat sebagaimana ciri-ciri Omicron. Tracing kontak erat hasilnya juga negatif," katanya.
Baca Juga: Vaksinasi Lansia Bertambah 2 Ribu, Dinkes Jogja Belum Terima Laporan KIPI Efek dari Vaksin Pfizer
Namun, jawatannya tetap berupaya tatkala terjadi sebaran yang begitu cepat dan terjadi lonjakan tinggi di Kota Gudeg ini. Koordinasi dengan pihak rumah sakit terus terjalin baik untuk penyediaan 30 persen kapasitas bed khususnya pasien Covid-19.
Begitu pula shelter isolasi yang ada di Tegalrejo sewaktu-waktu dapat difungsikan. Sedangkan shelter Gemawang diistirahatkan sementara, pun siaga jika diperlukan.
"Insyaallah kami jauh lebih siap mengantisipasi jika terjadi lonjakan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tapi harapan kami jangan sampai terjadi lonjakan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Lewat SCOPE, Lebih dari 32.000 Anak Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Gizi, Pendidikan, dan Perlindungan Hukum
-
Vaksinasi Anak di SD 004 Bontang Barat, BIN Kaltim Sasar 415 Pelajar
-
Astaga! Kasus COVID-19 di Indonesia Bertambah 7.010 Pasien dalam Sehari
-
16 Kasus Dalam Sehari di Sleman, Perjalanan Luar Daerah Jadi Klaster Keluarga
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan