SuaraJogja.id - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) selama dua hari di Yogyakarta. Ada puluhan peserta dari seluruh Indonesia akan hadir untuk merumuskan kerangka kebijakan jangka panjang sebagai rencana strategis organisasi perusahaan media pers di Indonesia.
Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan, bahwa tahun ini, AMSI yang dideklarasikan 18 April 2017, akan fokus pada program internal yang terkait anggota dan eksternal yang terkait ekosistem dunia digital di mana pers menjadi bagian di dalamnya.
Secara internal AMSI akan fokus pada capacity building setiap anggota yang menyebar dari Aceh hingga Papua. “Penguatan kapasitas dengan menyediakan pelatihan dan mentoring dari sisi konten, infrastuktur dan bisnis, dan untuk semua itu kami bekerjasama dengan banyak pihak,” kata Wens, Kamis, (27/1).
Dalam konteks eksternal, AMSI berkewajiban untuk ikut menyehatkan ekosistem dunia digital dari sampah digital seperti hoaks dan hatespeech yang tidak saja mengotori dunia digital tapi juga menganggu keadaban ruang publik kita.
Ketua Panitia Rakernas, Amrie Hakim mengatakan, Rakernas AMSI tahun ini mengambil tema “Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan”. Rakernas AMSI dilaksanakan mulai Jumat hingga Sabtu, (28-29 Januari 2022).
Adapun peserta yang akan menghadiri Rakernas AMSI terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua I, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, para ketua departemen di kepengurusan, kemudian koordinator wilayah dan ketua AMSI wilayah.
“Rakernas ini merupakan agenda tahunan AMSI yang penting. Dalam Rakernas akan ada pembahasan dan perumusan usulan-usulan program kerja yang akan ditetapkan sebagai acuan program kerja yang akan dikerjakan di periode 2022,” jelas Amrie, Rabu (26/1).
Amrie melanjutkan, tujuan Rakernas adalah sebagai wadah konsolidasi dan koordinasi antar pengurus AMSI, kemudian membangun kesepahaman dan berbagi pengalaman antar peserta, meningkatkan kapasitas peserta Rakernas, serta merumuskan strategi pelaksanaan prioritas program AMSI 2022 dan perumuskan rencana kerja tindak lanjut masing-masing departemen pengurus.
“Sesuai dengan hasil rumusan Kongres AMSI 2020, menjalankan roda organisasi sesuai dengan visi adalah hal yang mutlak,” terangnya.
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Bersinergi dengan AMSI Yogyakarta, Dorong Pembangunan di Kulon Progo
AMSI merupakan salah satu organisasi perusahaan media konstituen Dewan Pers di Indonesia yang sudah tersebar di 24 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Wilayah lainnya yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Bali, Papua dan Maluku.
Melalui Rapat Kerja Nasional AMSI di 2022, AMSI berharap Rakernas dapat menjadi tahapan penting dalam membangun sinergi, sehingga dapat memperkuat AMSI sebagai organisasi serta perusahaan-perusahaan media siber yang menjadi anggotanya.
Berita Terkait
-
Pemkab Kulon Progo Bersinergi dengan AMSI Yogyakarta, Dorong Pembangunan di Kulon Progo
-
Perkuat Ekosistem Media Digital Indonesia, AMSI Konsisten Bangun Media Lokal
-
Puncak IDC AMSI 2021, Airlangga: Peluang Ekonomi Digital RI Masih Terbuka Lebar
-
Menko Perekonomian Bakal Wakili Presiden Jokowi Buka Puncak IDC AMSI 2021
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana