SuaraJogja.id - Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kulon Progo tepatnya di sebuah indekos di Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon pada Selasa (25/1/2022) kemarin. Pelaku berhasil menggondol sejumlah barang milik beberapa korban yang ada di indekos tersebut.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry saat dikonfirmasi awak media, Jumat (28/1/2022). Ia menyebut peristiwa pencurian itu dilaporkan terjadi pada Selasa (25/1/2022) lalu pukul 04.30 WIB.
"Iya ada laporan diduga adanya pencurian. TKP ada di kos-kosan Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon," kata Jeffry.
Jeffry menuturkan kronologi kejadian dugaan pencurian itu berawal saat salah satu korban yang juga pelapor berinisial ANH (21) terbangun dari tidurnya. Ia langsung mencoba mencari handphone milknya yang tengah diisi dayanya.
Namun saat dicari ternyata handphone tersebut tidak ada di tempat ketika terakhir kali diletakkan untuk diisi dayanya. Mendapati hal tersebut yang bersangkutan langsung membangun teman-teman lain di indekost tersebut.
Pelapor membangunkan dua orang rekannya yang kebetulan juga berada satu kamar di tempat tersebut. Ternyata dua rekan pelapor juga mengalami hal serupa bahwa handphonenya sudah tidak ada.
"Saat pertama sadar hpnya tidak ada pelapor bangunkan dua rekannya DP (21) dan TJ (22) yang bersama-sama satu amar dengan pelapor dan mendapat hpnya juga tidak ada di tempatnya," terangnya.
Tidak sampai di situ, lanjut Jeffry, pelapor dan dua rekannya tadi juga membangunkan penghuni kost lain. Saat itu ada dua orang perempuan yang berada di samping kamar milik korban.
Benar saja, saat dicek dua perempuan penghuni kost itu juga mendapati bahwa hpnya telah raib. Bahkan salah satu perempuan berinisial AQA (20) tidak hanya kehilangan hp gapi juga dompet berserta isinya berupa ATM, STNK sepeda motor, KTP dan uang tunai sebesar Rp200 ribu.
Baca Juga: Disperindag Kulon Progo Masih Temukan Harga Minyak Tinggi di Pasaran, Ternyata Ini Sebabnya
Setidaknya tercatat ada lima buah handphone yang hilang digondol maling. Atas kejadian tersebut korban selanjutnya melapor ke Polsek Temon guna pengusutan lebih lanjut.
"Untuk kerugian diperkirakan sebesar Rp12.200 juta," ungkapnya.
Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pencurian tersebut.
"Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku," tandasnya.
Berita Terkait
-
Detik-detik Menegangkan Santri Gagalkan Pencurian Motor, Loncat dan Bikin Pelaku Gigit Jari
-
Satroni Rumah Bupati Langkat, Warga Protes Kerangkeng Manusia Ditutup: Desa Kami Aman, Tak Ada Lagi Pencurian
-
Viral Video 4 Santri Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Loncat dan Terjang Sambil Pukuli Pelaku
-
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Pencurian Kotak Infak di Jatinom Klaten, Ada yang Kenal?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia