SuaraJogja.id - Para pengguna TikTok dibuat bertanya-tanya oleh unggahan akun resmi Manchester united, @manutd. Pasalnya, akun resmi klub asal Inggris itu tiba-tiba mengunggah video menggunakan sound berbahasa Jawa.
Video tersebut menampilkan cuplikan ketika Cristiano Ronaldo berjalan keluar lapangan. Ia disambut jabatan tangan seorang staf klub dan berbincang singkat. Penyerang bernomor punggung 7 itu tampak tersenyum dari awal hingga akhir video.
Yang membuat video itu viral, sound yang digunakan sebagai latar untuk video tersebut menggunakan bahasa Jawa dan sedang ngetren di Indonesia.
Sound yang sudah di-remix milik akun @adjibarbar tersebut memperdengarkan suara seorang pria yang mengatakan, "Piye mase [gimana mas]" berulang kali dengan gaya bicara lemas, lalu diakhiri "Piye" dengan nada tinggi, diikuti suara musik.
Bukan cuma itu, caption yang disertakan untuk video tersebut juga tak memakai bahasa Inggris seperti biasanya, tetapi bahasa Jawa.
"Nek ngerti admine wong Nganjuk [kalau tahu adminnya orang Nganjuk]," tulis @manutd, Sabtu (29/1/2022).
Tak ayal, video tersebut viral dan telah mendapat lebih dari 782 ribu penekan tombol hati hingga Senin (31/1/2022).
Dari kolom komentar, tergambarkan keheranan warganet. Di sisi lain, tak sedikit juga yang memberikan berbagai komentar kocak.
"Kok bisa?" tanya seorang netizen.
Baca Juga: Ponsel Pacar Mason Greenwood Sempat Diretas saat Posting Bukti Penganiayaan
"Hahahah ini adminnya orang mana sih sebenarnya?" tambah yang lain.
"Wahahah admin MU suangar," komentar pengguna TikTok lainnya.
Selain itu, seorang warganet menuliskan, "Gak percoyo aku min kowe wong Nganjuk [enggak percaya aku min kamu orang Nganjuk]."
"Lo kok iso boso Jawa [lo kok bisa bahasa Jawa]," ungkap warganet lainnya.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Ponsel Pacar Mason Greenwood Sempat Diretas saat Posting Bukti Penganiayaan
-
Selain Mason Greenwood, Ini 5 Pemain yang Lakukan Kekerasan pada Pasangan
-
Viral Cowok Tersedak Boba Sampai Menembus Lewat Hidung, Warganet: Bukan Sulap Bukan Sihir
-
Viral Detik-detik Mason Greenwood Ditangkap Polisi usai Terlibat Dugaan Aniaya dan Perkosaan
-
3 Fakta Park Ji Sung, Pemain Asia dengan Prestasi Mentereng di Eropa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup