Menurutnya, selama pembuatan replika dinosaurus dia belum menemui kendala yang berarti.
"Tidak ada kendala tapi kami terus berinovasi supaya tahu produk-produk yang dapat diterima masyarakat," ujarnya.
Kemampuannya untuk merancang replika dinosaurus diperoleh dari ayahnya yang seorang pematung sekaligus pelukis. Dari ayahnya Soleh Hamdani, dia belajar anatomi patung.
"Saya belajar banyak dari bapak lalu membuat metode yang orang lain bisa mempelajarinya. Bapak saya dulunya membuat lukisan-lukisan untuk di hotel," katanya.
Ke depannya, pihaknya akan menjajal inovasi microcontroller yakni setiap gerakan sudah bisa otomatis tanpa perlu diatur terlebih dahulu. Sampai sekarang untuk bisa menggerakan bagian tubuh replika dinosaurus harus diatur secara manual.
"Jadi besok sudah bisa dikontrol dengan satu alat. Kalau sekarang kan tiap bagian masih manual harus digerakkan selama berapa detik," imbuhnya.
Dinaiki Ganjar Pranowo dan Sujiwo Tejo
Iqbal menyampaikan bahwa replika dinosaurus yang dilengkapi dengan kereta untuk mengangkut manusia sudah pernah dinaiki oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Sujiwo Tejo. Kedua orang ini menaikinya saat karya Iqbal ditampilkan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo pada 2021.
"Saat mereka naik replika dinosaurus di bandara YIA sempat diunggah di akun Instagram mereka. Tentunya saya bangga sebagai pembuatnya," katanya.
Baca Juga: Piknik Cantik di Kampung Batik Topeng dan Wayang Desa Wisata Krebet Bantul
Menurutnya, setiap replika dinosaurus lengkap dengan gerobaknya sudah didesain dengan porsi bobot tertentu agar bisa ditumpangi manusia.
"Yang paling kecil saja bisa mengangkut seseorang yang berat badannya 70 kilogram," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?