Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Rabu, 02 Februari 2022 | 10:22 WIB
Ilustrasi minyak goreng. [Dok.Covesia.com]

SuaraJogja.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng dalam kemasan dan curah per hari ini. Itu dilakukan untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.

Adapun rincian HET minyak goreng diantaranya, minyak goreng kemasan sederhana senilai Rp13.500. Sementara minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter. Dan untuk minyak goreng curah dipatok Rp11.500 per liter.

Kebijakan ini berimbas pada subsidi minyak goreng kemasan yang ada di toko retail yang didistribusikan pada pertengahan Januari 2021 lalu. Di Superindo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, minyak goreng tersebut sudah ludes.

Menurut karyawan Superindo, Redi menyampaikan bahwa minyak goreng subsidi itu sudah habis sejak pagi tadi.

"Sejak tadi pagi sudah habis minyaknya," ujarnya kala berbincang dengan SuaraJogja.id pada Selasa (1/2/2022).

Ia mengaku tak tahu apakah minyak goreng subsidi akan didistribusikan menyusul adanya kebijakan HET senilai Rp14.000. Pihaknya hanya bisa mengikuti kebijakan pemerintah.

"Stoknya datang atau tidak belum tahu. Kami tergantung dengan aturan pemerintah saja," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok Dinkop, UKM, dan Perindag Bantul Zuhriatun Nur Handayani mengatakan, harga minyak belum turun sesuai dengan kebijakan tersebut. Sebab, memang untuk pasar tradisional diberi waktu sepekan guna bisa menyesuaikan dan menghabiskan stok harga lama.

"Jadi selama masa transisi ini dan baru akan mulai berlaku besok, pedagang biar menghabiskan stok minyak goreng dengan harga yang lama dulu," paparnya.  

Baca Juga: Piknik Cantik di Kampung Batik Topeng dan Wayang, Desa Wisata Krebet Bantul

Dari pantauannya di tiga pasar tradisional yakni di Niten, Bantul, dan Imogiri pada Jumat (28/1/2022) kemarin untuk harga minyak goreng masih di harga Rp19.000 per liter. Namun, di Pasar Bantul sudah ada yang menjual minyak goreng merek tertentu seharga Rp14.000 per liter.

"Memang sudah ada di Pasar Bantul yang menjual minyak goreng merek tertentu seharga Rp14.000 per liter jika pembelian grosir. Tetapi untuk pembelian eceran Rp15.000 per liter," katanya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli minyak goreng secara berlebihan atau panic buying.

"Tetap bijak saat membeli minyak goreng. Jangan khawatir tidak bisa beli, karena sudah ada kebijakan dari pusat untuk menstabilkan harga," imbuhnya.

Load More