SuaraJogja.id - Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bantul pada Rabu (2/2/2022) pukul 13:00 WIB. Adapun dampak dari kejadian ini ialah pohon tumbang terjadi di 22 lokasi.
"Dampak langsung angin kencang ada di empat lokasi. Kejadian tersebut tersebar di tiga kapanewon yang meliputi tujuh kalurahan," ungkap Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Aka Lukluk Firmansyah kepada SuaraJogja.id.
Lebih jauh Aka merincikan ketiga kapanewon yang terdampak yakni Banguntapan meliputi Kalurahan Baturetno tercatat ada enam lokasi, banguntapan ada tiga lokasi, potorono satu lokasi.
"Di Kapanewon Kasihan yang terdampak yaitu Bangunjiwo satu lokasi, Tirtonirmolo satu lokasi, dan Tamantirto 13 lokasi. Untuk Kapanewon Bantul, tepatnya di Palbapang ada satu lokasi," ujarnya.
Adapun dampak cuaca ekstrim secara rinci adalah sebagai berikut 14 rumah rusak, enam akses jalan tertutup, enam tempat usaha, dua jaringan PLN, dan satu tempat ibadah," ujarnya.
Dikatakannya, estimasi kerusakan yang diakibatkan kejadian cuaca ekstrim tersebut kurang lebih Rp62.825.000.
"Ini data yang kami himpun sampai pukul 18.00 WIB," jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Agus Yuli Herwanta menambahkan, ia meminta pihak terkait untuk mengecek baliho-baliho secara rutin supaya tidak membahayakan.
“Baliho juga harus dicek. Baliho yang karatan itu juga harus segera diganti, diperbaiki atau dipelihara,” tuturnya.
Baca Juga: Dalami Kasus Bakso Ayam Tiren di Bantul, Polisi Buru Pemasoknya
Agus juga meminta masyarakat memeriksa atap rumah maupun pohon. Bila pohonnya memang sudah tinggi sebaiknya dipotong.
“Atap rumah maupun pohon harus selalu dicek kondisinya," katanya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau pengendara tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan angin. Pasalnya, menurut perkiraan BMKG, musim hujan di DIY berlangsung hingga Mei 2022.
"Jadi sampai Mei besok kita akan menghadapi hujan dan angin kencang," imbuhnya.
Berita Terkait
-
15 Pohon Tumbang Diterjang Hujan Deras di Kota Jogja, Rumah Warga Tertimpa
-
Rumah Rusak Akibat Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Yogyakarta
-
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Robohkan Kandang Ayam Berkapasitas 4000 Ekor hingga Rusak Atap Pasar di Gunungkidul
-
Kawasan Blok O dan Potorono Diamuk Angin Puting Beliung, 17.374 Pelanggan Listrik Terdampak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia
-
Holding UMi Jadi Bukti Komitmen BRI Bangun Ekonomi Rakyat yang Terintegrasi
-
Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal