SuaraJogja.id - Seorang petani di Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan diserang harimau Sumatra (panthera tigiris) saat berada di kebun sawit. Kabar itu disampaikan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam BKSDA Aceh Hadi Sofyan di Aceh Selatan, Selasa, mengatakan bahwa petani yang diserang satwa dilindungi tersebut bernama Amrimus (67), warga Desa Seulekat, Kecamatan Bakongan Timur.
"Serangan harimau terjadi pada Senin (7/2) pukul 12.30 WIB. Korban sedang memanen sawit, tiba-tiba datang seekor harimau dan langsung menyerang Amrimus dari depan," Kata Hadi Sofyan
Akibat serangan satwa dilindungi tersebut, kata Hadi Sofyan, korban Amrimus mengalami luka pada lengan kanan kanan, karena cakaran harimau. Korban sudah ditangani di fasilitas kesehatan terdekat
"Korban refleks dan memukul harimau tersebut dengan alat panen sawit, akhirnya harimau lari meninggalkannya," kata Hadi Sofyan.
Setelah kejadian tersebut, kata Hadi Sofyan, tim BKSDA, Forum Konservasi Leuser (FKL) bersama mitra dan masyarakat setempat langsung melakukan penanganan guna menghalau satwa dilindungi tersebut.
"Kami juga memasang kandang jebak guna merelokasi harimau tersebut. Kami mengimbau masyarakat mewaspadai keberadaan harimau dan tidak sendirian saat beraktivitas ke kebun," kata Hadi Sofyan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Nasib Tragis Gadis ABG Siak, Dicabuli Mantan Pacar saat Haid, Dikubur di Kebun Sawit
-
Tegas! KLHK Sebut Sawit Bukan Tanaman Hutan Maupun RHL
-
Kamar dari Rumah Dua Lantai Terbakar di Duren Sawit, Petugas: Diduga karena Korsleting Listrik
-
Bermula Cari Pinjaman Rp 500 Ribu, Gadis 16 Tahun Dihabisi di Kebun Sawit Siak
-
Tegaskan Kelapa Sawit Bukan Tanaman Hutan, KLHK Beberkan Alasannya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu