SuaraJogja.id - Tiga orang diamankan jajaran Polres Sleman setelah diduga mencoba melakukan tindakan penganiayaan kepada pengendara motor. Korban sudah sempat dilempar sebuah botol kaca hingga terkena kakinya.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (12/2/2022) sekira pukul 03.14 WIB di Jalan Magelang Km 12,5, Krapyak, Triharjo, Sleman tepatnya di depan Mapolres Sleman. Peristiwa itu diketahui oleh jajaran Sabhara yang tengah bertugas.
"Jadi rekan-rekan piket Sabhara yang jaga di depan itu seperti biasa stand by sampai pagi. Lalu mendengar teriakan, mencari sumbernya lalu melihat ada rombongan yang mengendarai lima sepeda motor melihat ada yang membawa sajam, ada yang melakukan pelemparan botol kaca dalam pintu keluar masuk Polres Sleman," kata Rony kepada awak media, Selasa (15/2/2022).
Petugas yang mendapat hal tersebut langsung melakukan pengejaran kepada para pelaku. Hasilnya tiga orang berhasil diamankan serta didapati ada juga ternyata senjata tajam (sajam) yang dibawa.
Baca Juga: Durjana Anak Diduga Pecandu Narkoba di Sumut, Usir-Pukuli Ibu hingga Jadi Pemulung
Tiga tersangka tersebut adalah NKW (18) warga Ambarktawang Gamping, Sleman, ROH (18) warga Sidomulyo, Godean, Sleman dan DZ (17) pelajar di Pakem alamat di Depok, Sleman.
"Untuk penangkapan dilakukan di dekat SMP 3 Gamping pada hari Sabtu itu juga dan selanjutnya ditahan di rutan Polres Sleman. Rombongan pelaku kedapatan membawa sajam," terangnya.
Berdasarkan keterangan dari para pelaku melangsungkan aksinya setelah berkumpul di rumah salah satu temannya. Terkait dengan membawa sajam saat berkeliling, mereka mengaku hanya untuk berjaga-jaga.
"Itu keterangan mereka, mereka berhak memberikan keterangan ya dari keterangan awal mereka seperti itu ngumpul di tempat temannya, muter-muter, alasan membawa senjata untuk jaga-jaga," jelasnya.
Ia memastikan bahwa para tersangka bukan berasal dari satu sekolah yang sama. Begitu juga tidak ada keterlibatan suatu geng tertentu dalam aksi para pelajar itu kemarin.
Baca Juga: Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Maguwoharjo, Polisi Masih Tunggu Hasil Identifikasi
Korban sendiri diketahui sudah dibuntuti oleh para tersangka. Saat itu korban hendak pulang ke rumah seusai bekerja. Tersangka juga sudah mempersiapkan botol kaca yang digunakan untuk melempari korban.
Berita Terkait
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Samson Tewas Dianiaya, Ini Alasan Para Tersangka Tak Ditahan Polisi
-
Enggak Dikasih Minuman Kaleng untuk Oplos Miras, Pria di Ciledug Tega Sabet Pemilik Warung dengan Parang
-
Tegur Tetangga karena Iparnya Sakit, Pria di Kelapa Gading Jakut Malah Dianiaya Pakai Cangkul
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan