SuaraJogja.id - Sebanyak 97 warga sekolah SMAN 2 Bantul terkonfirmasi positif Covid-19. Ini merupakan rentetan penularan dari 17 siswa yang sebelumnya juga tertulari virus corona.
"Dari 97 warga sekolah itu terdiri dari 93 murid, dua guru, satu pegawai tata usaha, satu petugas kebersihan," kata Plt Kepala SMAN 2 Bantul Ngadiya kepada SuaraJogja.id, Selasa (15/2/2022).
Saat ini, lanjutnya, mereka yang positif Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) baik di rumah masing-masing ataupun di selter.
"Sekarang ini sudah memasuki hari kelima. Jadi tinggal lima hari lagi isomannya selesai," terangnya.
"Tapi juga sudah ada 26 orang juga yang sudah pulang," ujarnya.
Ia menyebutkan, total terdapat 900 warga sekolah yang telah menjalani tes swab PCR.
Lantas apabila sudah melewati 10 hari masa isolasi maka akan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kapasitas 50 persen.
"Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa PTM 50 persen," katanya.
Kata Ngadiya, mereka yang terpapar virus corona adalah siswa kelas X sampai XII. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Baca Juga: Sepekan Sleman Catat 11 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
"Mereka bisa tertulari ya karena mungkin saat interaksi di sekolah. Sekarang belajarnya kembali PJJ," ujar dia.
Siswa yang sedang isoman pun tetap harus mengikuti PJJ. Sedangkan untuk guru yang negatif Covid-19, tetap berangkat ke sekolah.
"Gurunya tetap masuk ke sekolah tapi untuk dua (guru) yang positif masih isoman. Siswa-siswa yang isoman juga tetap belajar dari rumah. Jadi enggak pernah libur dan ditutup sekolahnya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Sepekan Sleman Catat 11 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
-
Covid-19 Melonjak 198 Orang dalam 5 Hari Terakhir, Gunungkidul Belum Aktifkan Selter
-
UGM Kembali Buka Asrama Mahasiswa untuk Tempat Isoter Sivitas
-
Lima Pasien Positif COVID-19 di Sumsel Meninggal Dunia, Belum Lengkap Vaksinasi
-
Melonjak, Kasus Harian Covid-19 di Bengkulu Bertambah 161 Orang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United