Guru SMP N 1 Gedangsari menunjukkan ruang perpustakaan, lokasi kekerasan terhadap siswa. - (Kontributor SuaraJogja.id/Julianto)
"Hari Senin siswa kelas 9 diminta untuk datang semua karena hendak difoto untuk kepentingan ijasah. NR tidak datang tanpa ijin padahal sudah mengundang tukang foto dari luar. NR baru datang hari Selasa, kan kita ngundang tukang foto dua kali jadinya," tambahnya.
Kepala SMP N 1 Gedangsari, Mursinah menambahkan usai kejadian pihaknya sudah melakukan mediasi dan semuanya berakhir damai. Pihaknya juga telah memberikan sanksi pembinaan terhadap oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap siswa.
"Kami sudah berupaya mati-matian membantu siswa agar berhasil. Terkadang memang ada yang salah kaprah," ujar dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
AJI Kediri Kecam Intimidasi dan Pemukulan Terhadap 3 Jurnalis Saat Liput Kerusuhan Laga di Liga 3
-
5 Cara Menyikapi Sikap Negatif Pasangan yang Bisa Kamu Terapkan, Jangan Terima Kekerasan!
-
Ramai Terdakwa Kekerasan Seksual SMA Selamat Pagi Indonesia Tak Dipenjara, Warganet Ikut Murka Hingga 'Seret' Kapolri
-
Soal Vonis Herry Wirawan Terkait Restitusi, Legislator Ace Hasan Dorong Jaksa Ajukan Banding
-
Temuan Akademisi: Belanda Gunakan Kekerasan Berlebihan di Perang Kemerdekaan RI
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Difabel Harus Kesulitan Masuk Malioboro, Pemda Bongkar Desain Regol Ayom
-
PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun hingga Semester I 2026