SuaraJogja.id - Insiden kebakaran menghanguskan sebuah toko, Mericis Cell di Jalan Bantul No 48, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja, Selasa (22/2/2022) dini hari.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengungkapkan kronologi kejadian berawal sekitar pukul 01.30 WIB.
"Toko itu ditempati oleh seorang korban bernama AM Dwi Septiningsih (39). Yang bersangkutan ini penyewa bangunan tersebut. Korban sudah pulang dari toko dan peristiwa terjadi pukul 01.30 WIB," terang Timbul dihubungi wartawan, Selasa.
Ia mengatakan, insiden tersebut diketahui dari adanya suara terbakar di toko Mericis Cell. Seorang saksi bernama Gunawan (70) yang merupakan pemlik bangunan, keluar untuk mengecek.
"Setelah dicek, sudah muncul kobaran api di sisi kiri toko dan mulai merembet ke beberapa bagian. Pihaknya langsung menghubungi Damkar Kota Yogyakarta melalui apotik yang masih buka," jelas dia.
Pemilik juga menghubungi Dwi untuk memberitahu bahwa barang jualannya terbakar. Selanjutnya dua armada Damkar datang untuk memadamkan api.
Lebih kurang 1,5 jam api dapat dijinakkan. Satu toko terbakar dan satu atap toko di bagian kiri roboh akibat kebakaran tersebut.
Timbul belum dapat memastikan penyebab kebakaran satu toko tersebut. Namun begitu dari keterangan korban, satu mesin es krim selalu teraliri listrik meski toko tutup, diduga korslet.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah mesin es krim (korslet), karena menurut pemilik bangunan, api pertama kali terlihat di toko bagian kiri dan yang paling parah dari kebakaran tersebut adalah toko sisi kiri," terang dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Yogyakarta Mahargyo memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Sudah ditangani, dari insiden itu tidak ada korban jiwa," terang Mahargyo.
Berita Terkait
-
Fakta Di Balik Kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot Karawang Tewaskan 8 Santri, Diduga Akibat Kipas Angin
-
Delapan Santri Meninggal Dunia Saat Kebakaran di Ponpes Miftahul Khoirot, Penyebabnya Terungkap
-
Identitas 7 Santri Ponpes Miftahul Khoirot yang Tewas Terjebak Kebakaran di Karawang
-
Pesantren Miftahul Khoirot Karawang Kebakaran, Delapan Santri Meninggal Dunia
-
Kebakaran di Karawang, Polisi Sebut Delapan Santri Ponpes Miftahul Khoirot Meninggal Dunia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan