SuaraJogja.id - Sebuah konvoi kendaraan tempur yang diduga milik Rusia tengah bersiap memasuki Ukraina baru-baru ini menjadi sorotan. Sorotan tertuju pada penampakan sejumlah tentara yang melakukan ibadah shalat di tengah hutan.
Seperti diketahui invasi Rusia ke Ukraina hingga saat ini masih terus berlangsung. Tekanan dunia yang diberikan untuk Moskow urung membuat Presiden Vladimir Putin mengendurkan serangan militernya ke Ukraina.
Beberapa waktu lalu terlihat rombongan konvoi kendaraan militer Rusia merayap memasuki kawasan Ukraina. Konvoi sepanjang 64 km itu terdiri dari jajaran kendaraan lapis baja, tank, kendaraan pengangkut altileri hingga pengangkut logistik.
Sementara itu dalam video yang beredar salah satunya diunggah akun @infokomando.official terlihat puluhan truk dan kendaraan lapis baja memenuhi jalanan menuju Kiev. Kendaraan itu terlihat berjalan merayap melewati tengah hutan.
Salah satu tangkapan video itu belakangan mencuri perhatian lantaran terlihat sekilas sejumlah tentara yang diduga tentara Rusia ataupun Chechnya yang tampak sedang menjalankan ibadah shalat di balik rerimbunan pohon.
Pemandangan yang kontras dengan aksi invasi Rusia itupun mencuri perhatian publik. Beberapa menyatakan kagum, sementara lainnya membahas terkait kebenaran itu penampakan tentara Chechnya.
"Shalat dulu luar biasa," tulis su****
"Jangan tinggalkan shalat walaupun bagaimana pun, Allah yang menentukan semua kejadian. Keren..uraaaaaa," kata ab*****
"Beberapa tentara yang di tepi jalan itu lagi shalat ya?" tanya abd****
Baca Juga: Harga Mobil Bakal Naik karena Perang Rusia-Ukraina? Ini Penjelasan Lengkapnya
"Liat video akun lain ini tentara chechnya yang bener yang mana?" tanya na*****
"Iya itu tentara Chechnya yang sedang istirahat di hutan untuk melaksanakan shalat," jawab in****
"Itu tentara Chechnya yang bantu Rusia," kata jo*****
Berita Terkait
-
Sejarah Chechnya, Republik Otonom Bagian Federasi Rusia dengan Mayoritas Muslim
-
Siapa Batalion Azov: Militer Ukraina yang Serang Tentara Muslim Chechnya dengan Peluru Minyak Babi Agar Tak Masuk Surga
-
Militer Ukraina Olesi Peluru Pakai Lemak Babi untuk Lawan Tentara Muslim Chechnya
-
8 Fakta Menarik Chechnya, Negara Mayoritas Muslim yang Desak Presiden Ukraina Tunduk Pada Rusia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi