SuaraJogja.id - Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa DIY mendeklarasikan dukungannya kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk maju menjadi kandidat capres 2024 mendatang. Deklarasi yang dilakukan di Bundaran UGM itu turut diikuti setidaknya puluhan pemuda.
"Kami mahasiswa DIY yang terdiri dari berbagai kampus di DIY mendeklarasikan atau mendukung Cak Imin sebagai calon presiden RI pada 2024," kata Koordinator massa Rega Panji (22) kepada awak media, Jumat (4/3/2022).
Rega mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bukan tanpa alasan. Hal itu dilandasi dari sejumlah kajian yang mendalam dalam beberapa waktu belakangan terhadap sosok Cak Imin.
Mahasiswa Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) itu menyebut bahwa ada beberapa fakta sejarah yang kemudian membuat Cak Imin layak didukung untuk maju sebagai capres 2024 mendatang.
Di antaranya Cak Imin yang diketahui pernah berkuliah di UGM tersebut sudah menjadi pimpinan organisasi mahasiswa kala itu. Jejak Cak Imin sebagai aktivis di Jogja juga menjadi pertimbangan tersendiri.
"Kemudian fakta sejarah juga beliau pernah menjadi pimpinan termuda di DPR RI. Kemudian juga kader ideologis alami yang diwariskan secara langsung oleh Gus Dur," ucapnya.
Disinggung soal usulan Cak Imin terkait dengan penundaan pemilu, kata Rega pihaknya tetap akan berpegang pada analisa dan kajian yang telah dilakukan tadi untuk mendukung Cak Imin. Namun di sisi lain ia juga berharap Cak Imin tidak mendukung penundaan pemilu itu dan tetap maju sebagai calon presiden di 2024.
"Kami berharap juga Cak Imin mau mengikhitarkan dirinya untuk tidak mendukung pemilu ditunda akan tetapi Cak Imin mau maju sebagai calon presiden 2024," tegasnya.
Disampaikan Rega, aliansi mahasiswa DIY yang mendukung Cak Imin sebagai calon presiden 2024 ini berasal dari berbagai kampus yang ada mulai dari UGM, UTDI, UIN dan yang lain. Sementara ini ia menyebut masih akan menyasar mahasiswa dan pemuda di DIY untuk menambah dukungan.
Pihaknya tidak menutup kemungkinan juga akan kembali melakukan kajian serta diskusi bersama dengan massa yang lebih banyak. Khususnya diskusi terkait dengan kepemimpinan nasional di 2024 mendatang.
Terkait dengan deklarasi yang dilakukan di tempat terbuka, Rega menegaskan hal itu dilakukan dengan harapan dukungan itu dapat dilihat oleh masyarakat luas. Sehingga dapat kemudian menambah dukungan kepada Cak Imin.
"Kita deklarasi harus dilihat oleh masyarakat, kalau harapannya juga dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia supaya dukungan Cak Imin terus bertambah. Selain itu kami berharap Cak Imin mendengar mandat kami serta Cak Imin mau maju sebagai calon presiden RI tahun 2024 nanti," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pemulihan Ekonomi Pasca-Bencana Sumatra, Cak Imin Dorong Aceh Bangkit Lewat Kopi Gayo
-
Begini Respons Cak Imin Soal Kelakar Prabowo 'PKB Harus Diawasi'
-
Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?
-
Bahlil Lahadalia Jamu Cak Imin dan Zulhas Hingga Dasco di Kediamannya, Bahas Apa?
-
Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung