- Semen Padang FC bermain imbang 0-0 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 BRI Super League di Padang.
- Pemain PSIM, Fahreza Sudin, menerima kartu merah pada menit ke-36 akibat pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak.
- Hasil imbang membuat Semen Padang FC tetap di peringkat ke-16, sedangkan PSIM Yogyakarta di posisi kedelapan klasemen.
SuaraJogja.id - Semen Padang FC harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam.
"Permainan berakhir 0-0 dan ini hasil yang tidak kita inginkan karena kita banyak sekali punya peluang," kata pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, usai pertandingan.
Dejan menyesalkan sejumlah peluang emas yang gagal dimaksimalkan anak asuhnya. Pada babak kedua, ia mencoba mengubah pendekatan taktik, namun upaya tersebut belum membuahkan gol.
Sejak awal laga, tuan rumah tampil agresif. Peluang pertama hadir pada menit ke-4 lewat tendangan bebas Angelo Meneses. Sepakan kaki kanannya masih melayang tipis di atas mistar gawang yang dikawal Cahya Supriadi.
Tak lama berselang, Kasim Botan lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan keras ke sisi kanan gawang PSIM, namun belum menemui sasaran. Peluang lain juga didapat melalui Firman Juliansyah, tetapi sepakannya mampu diblok lini pertahanan tim tamu.
Petaka bagi PSIM terjadi pada menit ke-36. Wasit Naufal Adya Fairuski mengeluarkan kartu merah untuk Fahreza Sudin setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Samuel harus ditandu keluar lapangan dan dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan.
Memasuki babak kedua, Semen Padang tampil lebih sabar dalam membangun serangan. Sementara PSIM, yang dikenal dengan julukan Laskar Mataram, memilih menunggu dan sesekali melancarkan serangan balik.
Tim tamu hampir mencetak gol melalui sepakan jarak jauh pemain asuhan Jacobus Johannes Martinus. Namun, kiper Rendy Oscario melakukan penyelamatan gemilang yang membuat bola hanya menghasilkan tendangan sudut.
Hingga tambahan waktu empat menit di babak kedua, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan.
Baca Juga: Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
Dengan hasil ini, Semen Padang FC masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16 dari 24 laga musim 2025-2026. Sementara PSIM Yogyakarta menempati posisi kedelapan klasemen sementara.
(Antara)
Berita Terkait
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
PSIM Ubah Jadwal Latihan Selama Ramadan, Fokus Hadapi Jadwal Padat
-
PSIM Yogyakarta Rekrut Jop van der Avert, Pernah Hadapi Van Gastel di Liga Belanda
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Dipastikan Tanpa Suporter Tamu
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis
-
Praperadilan Raudi Akmal Dimulai, Ampuh Pertanyakan Dua Alat Bukti Penetapan Tersangka
-
Kebiasaan Duduk Berjam-jam Bisa Ganggu Fungsi Otak