SuaraJogja.id - Setelah 10 tahun menjalani hukuman penjara, Angelina Sondakh akhirnya bisa menghirup udara kebebasan. Kebebasan mantan artis dan juga politisi Partai Demokrat tersebut disambut positif rekan dan kolega termasuk juga dari pengacara Sunan Kalijaga.
"Saya juga turut senang. Memang beberapa saat lalu saya sempat bertemu dengan Mba Angie diskusi tidak spesifik bicara hukum tapi lebih kepada kurun waktu 10 tahun itu bukan waktu yang singkat," kata Sunan Kalijaga seperti dikutip dari Hops.id.
Bagi Sunan, Angelina Sondakh adalah wanita yang luar biasa. Pasalnya, 10 tahun bukan lah waktu yang singkat untuk wanita yang akrab disapa Angie tersebut menjalani hukuman di penjara.
"Apalagi orang menjalani kesehariannya di sesuatu tempat yang enggak bisa kemana-mana. Jadi buat saya Mba Angie ini luar biasa, dia menjalani putusan hukum sebagai warga negara yang baik," tuturnya.
Apalagi saat Angie masih berada di Lapas Pondok Bambu, Sunan Kalijaga mengetahui betul kegiatan sehari-hari istri mendiang Adjie Massaid tersebut.
"Kemarin saya pernah ketemu sama beliau di dalam lapas, cerita lah kesehariannya, kegiatannya, saya bertanya 'Mba sudah lama gini enggak bosen apa gimana?'," ujarnya.
Angelina Sondakh melakukan berbagai kegiatan positif dalam Lapas Pondok Bambu. Hal itu lah yang membuat ayah Salmafina tersebut merasa empati terhadap Angie.
"(Angelina) 'ya mas, mau gimana lagi, harus dijalani. Lagi pula kan di dalam ada kegiatan-kegiatan positif yang diberikan oleh lembaga pemasyarakatan'," ucapnya.
"Sosoknya tuh luar biasa sabar lah ya, orang kalau enggak sabar dapat vonis sekian lama mungkin juga sudah melakukan hal hal yang negatif," sambung dia.
Baca Juga: Sebut Sunan Kalijaga Wali Setan, Ustaz Ini Tuai Kecaman Warganet
Selain itu, Sunan Kalijaga juga mengapresiasi permohonan maaf yang disampaikan Angelina Sondakh begitu bebas dari penjara.
"Saya melihat begitu keluar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas apa yang diperbuat kemarin, dan kita patut mengapresiasi karena dia wanita yang tangguh," ungkap Sunan Kalijaga.
Dari kasus yang menjerat Angelina Sondakh, Sunan Kalijaga banyak mendapat pelajaran khususnya untuk rekan artis lain yang terjun ke dunia politik.
"Saya yakin banyak sekali yang bisa diambil dari Mba Angie, paling tidak rambu-rambunya supaya tidak terjerat seperti Mba Angie," tuturnya.
Kata Sunan, kasus yang menjerat wanita pemilik nama lengkap Angelina Patricia Pinkan Sondakh tersebut bisa dijadikan acuan bagi artis lain.
"Dengan pengalamannya Mba Angie hampir 10 tahun bisa jadi panduan bagi teman-teman artis yang berkecimpung di dunia politik. Jangan sampai terpeleset," pungkas Sunan Kalijaga.
Berita Terkait
-
7 Adu Gaya Angelina Sondakh dan Reza Artamevia, Akhirnya Bisa Reunian!
-
Sikap Angelina Sondakh Selama di Lapas Dibongkar Eks Warga Binaan: Ketua Geng, Ajak ke Salon hingga Ajari Ngaji
-
Tegaskan Angelina Sondakh Belum Bebas Murni, Bapas Jaksel: Wajib Lapor hingga 1 Juni 2022
-
Angelina Sondakh Belum Bebas Murni, Masih Dalam Pengawasan hingga 1 Juni 2022
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika