SuaraJogja.id - Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, ajang balap motor MotoGP di Mandalika NTB memberi banyak dampak baik untuk Indonesia negara. Salah satunya sebagai promosi luar biasa bagi Indonesia di mata dunia.
Erick Thohir mengatakan bahwa terkait brand positioning, Indonesia negara yang sangat besar dan memiliki citra yang besar. Namun selama ini promonya kurang. Promosi tercepat tidak lain tentu dengan kegiatan olahraga seperti ketika Indonesia melakukan Asian Games, semua dunia tahu bahwa ada ajang Asian Games di Indonesia.
"Sama juga dengan adanya MotoGP Mandalika ini yang berlangsung selama 10 tahun, dengan total daripada siaran hampir mencakup sepertiga penduduk dunia, ini merupakan promosi yang luar biasa yang saya rasa secara rating juga bisa dipertanggungjawabkan," kata Erick dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Minggu.
Menteri BUMN melihat Mandalika di Provinsi NTB ini memang merupakan bagian dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas atau DPSP yang sudah dibangun oleh pemerintah, dan tentunya masing-masing destinasi wisata memiliki keunikan.
Di sinilah kenapa Mandalika salah satu keunikannya menjadi lokasi penyelenggaraan balap motor MotoGP, berbeda dengan keunikan yang dimiliki provinsi-provinsi lainnya.
"Tentu kalau kami dari Kementerian BUMN dan pihak korporasi melihat kenapa MotoGP ada di Indonesia? Kita mesti melihat bahwa ekonomi Indonesia terus tumbuh sampai dengan tahun 2045. Apalagi generasi muda Indonesia saat ini sudah merupakan mayoritas penduduk Indonesia, jadi kita bisa melihat bagaimana pertumbuhan daripada industri motor di Indonesia akan terus berkembang," kata Erick.
Hal ini menjadi hal yang saling menguntungkan bagi Indonesia dan pihak penyelenggara Dorna Sports, karena itu Kementerian BUMN bersama Kementerian Investasi terus mendorong juga yang namanya membuka investasi sebesar-besarnya dari luar negeri untuk pembukaan lapangan kerja terutama untuk industri otomotif. Dan Kementerian BUMN sendiri juga melihat daripada perkembangan otomotif ini ke depan ada dua yakni, ada yang tetap konvensional dan kendaraan listrik.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, ajang balap motor MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat sebagai hal yang tepat dalam memposisikan Indonesia di mata dunia.
Menurut Menteri BUMN, ada kontinuitas dalam memposisikan Indonesia di dunia sebagai negara besar. Erick juga berterima kasih kepada Dorna Sports yang mempercayai penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.
Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir: MotoGP di Mandalika Promosi Luar Biasa Bagi Indonesia
National branding Indonesia menjadi sangat penting, karena pertumbuhan ekonomi tidak lain dikarenakan investasi yang banyak dari dalam negeri maupun internasional, faktor kesehatan, dan faktor yang juga tidak kalah pentingnya bagaimana industri pariwisata juga harus bisa diposisikan dengan baik. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Menteri BUMN Erick Thohir: MotoGP di Mandalika Promosi Luar Biasa Bagi Indonesia
-
Marc Marquez Dkk akan Bertemu Presiden Jokowi di Istana Sebelum Resmi Memulai Balapan Utama
-
Erick Thohir: Tiket Nonton MotoGP Habis Terjual
-
Sembuh dari COVID-19, Erick Thohir Kembali Beraktivitas
-
Erick Thohir Bantu Nurlela Meraih Mimpi Bisa Membuat Lagu Bersama Musisi Judika
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup