SuaraJogja.id - Dua wisatawan yang tengah bermain air di Pantai Cemoro Sewu, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul nyaris tenggelam akibat terseret gelombang laut pada Minggu (6/3/2022) sekira pukul 08.00 WIB. Beruntung keduanya berhasil diselamatkan oleh personel Search and Rescue (SAR) Satlinmas Wilayah Operasional III Parangtritis Bantul.
Kapolsek Kretek Kompol Yosephine Iswantari mengatakan, insiden itu berawal saat dua wisatawan: Muhammad Yusuf (25), warga Sambi Rampas, Manggarai Timur, NusaTenggara Barat (NTB), dan Suharso (24), warga Trimulyo, Tangkil, Pati, Jawa Tengah, bermain air di Pantai Cemoro Sewu.
Di tengah asyik bermain air, tiba-tiba datang gelombang laut menghantam Muhammad Yusuf dan menyeretnya ke tengah. Melihat kejadian itu, temannya Suharso yang tak jauh dari korban lalu berupaya melakukan penyelamatan.
"Namun dia justru ikut seret ombak," katanya, Senin (7/3/2022).
Kejadian ini oleh rekannya lantas dilaporkan ke petugas SAR setempat. Mendapat laporan tentang dua wisatawan yang terseret ombak, lantas tim SAR langsung ke lokasi guna melakukan penyelamatan.
"Dua orang tersebut, alhamdulilah berhasil dievakuasi dengan selamat,'' terangnya.
Sementara itu, Komandan SAR Satlinmas Wilayah Operasional III Arif Nugraha mengatakan, setelah berhasil dievakuasi, keduanya tampak lemas, kemudian dilarikan ke Klinik Darma Husada Parangtritis guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Keduanya merupakan mahasiswa yang datang ke Pantai Cemoro Sewu bersama rombongan pada Sabtu (5/3/2022) petang. Di lokasi tersebut mereka melakukan kegiatan malam keakraban," ujarnya.
Baca Juga: Tanah Tutupan Jepang di Parangtritis Akan Ditata, Diperkirakan Sebanyak 1.000 Orang Terdampak
Berita Terkait
-
Tanah Tutupan Jepang di Parangtritis Akan Ditata, Diperkirakan Sebanyak 1.000 Orang Terdampak
-
Kronologi Pria Paruh Baya Asal Sukoharjo Tiba-Tiba Meninggal di Pantai Parangtritis
-
Libur Panjang Akhir Pekan, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bantul Naik 25 Persen
-
DIY PPKM Level 3, Pantai Parangtritis Tetap Ramai Diserbu Pengunjung
-
Sempat Dilarang Berenang, Enam Pelajar Terseret Ombak Pantai Ciantir hingga Seorang Belum Ditemukan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini, Wamenkeu Suahasil Tiba di Istana dan Bakal Gantikan Purbaya?
-
Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat