SuaraJogja.id - Seorang menteri senior Inggris, Senin (14/3/2022), mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memimpin upaya untuk melibatkan Arab Saudi dalam penanganan krisis energi saat ini.
PM Johnson dikabarkan akan berusaha untuk membujuk negara penghasil minyak itu untuk meningkatkan produksi minyaknya.
Surat kabar The Times telah melaporkan bahwa Johnson akan melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada pekan ini.
"Sebagai negara, kami (Inggris) tidak bergantung secara langsung pada minyak mereka (Saudi), tetapi harga energi dan akses ke energi adalah masalah yang sangat penting," kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid kepada Sky News.
Saat ditanya apakah Inggris mengabaikan catatan Arab Saudi tentang hak asasi manusia, Javid mengatakan, "Jadi saya senang bahwa kami dapat memiliki hubungan ini dengan Arab Saudi di mana kami dapat berbicara tentang masalah hak asasi manusia serta hubungan jangka panjang kami".
"Kami memiliki hubungan yang jujur dengan mereka, Arab Saudi adalah negara yang sangat penting bagi kami, dan saya pikir benar bahwa perdana menteri memimpin upaya ini untuk melibatkan Arab Saudi terlebih lagi dalam peristiwa yang kita saksikan terungkap sekarang," ujarnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pemerintah Inggris Berencana Larang Ekspor Barang Mewah ke Rusia
-
Tidak Punya Ongkos Pulang, Pemerintah Bantu Pulangkan Tiga Warga Cianjur dari Arab Saudi, Begini Kisahnya
-
Arab Saudi Hapus Syarat PCR dan Karantina bagi Jamaah, Kemenag Kota Yogyakarta Masih Pakai Aturan Lama
-
Resmi Bekukan Aset Roman Abramovich, PM Inggris: Tak Ada Tempat Aman bagi Mereka yang Dukung Putin
-
Segera Bertolak ke Arab Saudi, Menag Yaqut Akan Bahas Persiapan Haji
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Warga Bali di Desa Angseri dan Sarimekar Terima Paket Sembako dari BRI Peduli
-
Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Selama Lebaran, Antisipasi Kematian Ibu hingga Super Flu
-
5 Opsi Hotel di Area Gading Serpong, Lengkap dan Nyaman
-
Puncak Arus Mudik Lebaran, 53 Ribu Penumpang Padati Yogyakarta, KAI Tambah Kapasitas Perjalanan
-
Kasus Kecelakaan Laut Masih Marak, Delapan Posko Disiagakan di Pantai DIY Saat Libur Lebaran