Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Pantai Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul pada Minggu (27/2/2022) diserbu wisatawan meski di DIY sedang PPKM level 3. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bantul dalam sepekan terakhir mengalami penurunan.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul pada 28 Februari 2022 sampai 6 Maret tercatat ada 62.701 wisatawan yang berkunjung ke Bantul.

Adapun jumlah total pendapatan yang diperoleh dari retribusi tiket sebanyak Rp608.722.750.

"Tetapi dari tanggal 7-13 Maret total ada 44.161 wisatawan. Di mana 87 persennya atau 38.507 mengunjungi kawasan Parangtritis," kata Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Informasi Dispar Bantul Markus Purnomo Adi kepada SuaraJogja.id, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Pemkab Bantul Harap Pendampingan UGM Kembangkan Varietas Kedelai di Lahan Pasir

Jumlah tersebut, lanjut dia, turun sebesar 29,5 persen dibanding periode seminggu yang lalu. Menurutnya, penurunan ini dikarenakan pada pekan lalu ada libur dua hari.

"Kemarin kan ada hari libur Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi," jelasnya.

Dari sisi pendapatan selama satu minggu yang lalu Rp428.765.750.

Semantara data kunjungan pada akhir pekan kemarin terdapat 32.959 wisatawan dengan pendapatan Rp320.006.250. Dari angka wisatawan yang datang ke Bumi Projotamansari, 87 persen atau 28.813 orang mengunjungi kawasan Parangtritis.

"Jumlah ini naik menjadi 6,3 persen bila dibanding akhir pekan lalu," tambah Ipung, panggilan akrabnya.

Baca Juga: Harga Kedelai Melambung Tinggi, Petani di Bantul Justru Bersyukur

Komentar