Dalam proses ini, kata Subagus yang akan dilakukan adalah memeriksa kelengkapan dokumen dan memverifikasi keabsahan dokumen para pendaftar. Proses ini akan diselesaikan paling lambat pada 6 April 2022.
"Hasil seleksi administrasi akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan sekaligus untuk mengumumkan pendaftar yang lolos pada tahap tersebut," ungkapnya.
Berikutnya, akan digelar pula forum aspirasi yang akan diselenggarakan pada 18-29 April 2022. Tujuannya untuk dapat menerima banyak masukan dari publik terkait para kandidat yang akan dipilih menjadi rektor UGM nantinya.
Sekretaris 1 Panitia Kerja (Panja) Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor UGM Periode 2022-2027, Sulistiowati menuturkan enam dari tujuh pendaftar yang ada itu berasal dari dalam lingkungan UGM sendiri. Sedangkan ada satu pendaftar yang berasal dari luar UGM.
Baca Juga: Dosen Fisipol UGM Mewanti-wanti Gelaran G20 Jangan Hanya Jadi Momen Elitis dan Hajatan
"Ada satu pendaftar itu dari luar UGM. Beliau dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto (Unwiku Purwokerto). Sebagaimana yang tercatat dengan nama Irawadi," tutur Sulistiowati.
Sekretaris 2 Panitia Kerja (Panja) Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor UGM Periode 2022-2027, M. Baiquni menambahkan semua pendaftar telah melalui pertimbangan dan pengecekan yang cukup panjang. Tidak terkecuali satu nama yang berasal dari luar lingkungan UGM tadi.
"Kami senang berarti tidak hanya diminati oleh dosen UGM tetapi ada dosen dari luar yang berani dengan kapasitas yang juga mumpuni dalam bidangnya. Semua ini tentu mendapatkan dukungan dari catatan tidak ada yang mengusulkan dirinya sendiri tetapi didukung oleh sejumlah dosen tendik, alumni dan seterusnya," ucap Baiquni.
Berita Terkait
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
-
Hasan Nasbi Beri Saran Teror Kepala Babi ke Tempo Dimasak, Dosen UGM: Pejabat Begini Menyedihkan
-
UGM Klarifikasi Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Gegara Times New Roman, Publik Makin Curiga
-
Isu Ijazah Jokowi Palsu: UGM Jelaskan Pemakaian Font Times New Roman di Tahun 1985
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan