SuaraJogja.id - Di tengah perdebatan pro dan kontra pawang hujan MotoGP Mandalika, aktor Miller Khan ikut membahas pengalamannya bekerja sama dengan pawang hujan di hari pernikahannya pada November 2021 lalu di Bali.
Memang akhir-akhir ini, pawang hujan sedang menjadi perbincangan jagat maya setelah video rekaman Rara Isti Wulandari di Sirkuit Mandalika menarik perhatian publik hingga mancanegara.
Bahkan, pawang hujan yang sering dipanggil Mbak Rara tersebut terdaftar dalam trending topic di media sosial baru-baru ini.
Lewat Instagram story, Miller Khan dan istrinya, Farina, membagikan kembali unggahan makeup artist (MUA) yang pernah bekerja sama dengan keduanya saat hari pernikahan.
"Yuk kita bahas profesi yang cuman ada di Indonesia tercinta ini," tulisnya, yang diunggah kembali oleh Miller Khan lewat akun Instagram @miller_khan pada Selasa (22/3/2022).
Memang bagi pihak yang memiliki bisnis di bidang jasa pernikahan, pawang hujan kerap dibutuhkan, apalagi untuk acara pernikahan di luar ruangan.
"Percaya enggak percaya ya sama pawang hujan, sebagai vendor wedding yang punya klien gelar pestanya outdoor pasti rata-rata pakai pawang hujan (apalagi yang di Bali acaranya)," tuturnya, dikutip Hops.ID--jaringan Suara.com.
Begitu pula saat pernikahan yang digelar Miller Khan dan Farina. Saat masuk acara resepsi pernikahan aktor asal Malaysia ini, tiba-tiba turun hujan rintik-rintik.
"Kejadian nyata nih di weddingnya babang @miller_khan dan @farina.khan__ pas sudah mau masuk resepsi mendadak gerimis. Otomatis lah pengantinnya galau karena dekornya basah," ujarnya.
Baca Juga: Aksi Pawang Hujan Mandalika Mendunia: Gimmick Marketing yang Sangat Jenius!
Pihak penyelenggara pun meminta pawang hujan untuk lebih keras lagi melakukan ritual 'pengusiran' hujan. "Langsung deh kru WO (wedding organizer) kontak pawang hujannya supaya lebih dikencengin lagi doa-doanya dan berhasil sih kagak lanjut gerimisnya."
Hujan pun berhenti seketika. Namun, pawang hujan mengatakan hanya bisa menahan hujan sampai waktu yang ia sebutkan, yakni pukul sembilan.
Begitu pernikahan Miller dan Farina ditutup tepat pukul sembilan, hujan deras langsung turun.
"Terus si pawang bilang kalau dia cuman bisa nahan hujan sampai jam 9 saja. Tepat jam 9 saat MC menutup acara weddingnya langsung deh hujannya turun lebat. Kadang bingung juga gimana cara kerjanya si pawang hujan ya," ucap dia.
Unggahan itu juga dibagikan kembali oleh Farina. Dalam keterangan kata Farina, hujan berhenti hanya di sekitar tempat pernikahannya dengan Miller Khan saja.
"Ini benar banget, percaya enggak percaya sih ya dan hujan berhenti cuman di area hotel/weddingku aja. Selesai acara, baru hujan turun deras banget," tulis Farina.
Berita Terkait
-
Aksi Pawang Hujan Mandalika Mendunia: Gimmick Marketing yang Sangat Jenius!
-
Sesama Pawang Ngaku Kalah dari Pawang Hujan Mandalika, Satpam Bandara YIA Saksi Sidang Siskaeee
-
Usai Pawang Hujan Kini Viral Pawang Minyak, Pemerintah Diminta Turunkan Harga Minyak Goreng
-
Punya 'Jam Terbang' Tinggi! Rara Pawang Hujan Ternyata Pernah Atur Cuaca di Acara Megah
-
Geger! Pawang Banjir Muncul di Kota Sangatta, Warganet: Diam Menjadi Dukun, Bergerak Mencari Makan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik