Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Selasa, 29 Maret 2022 | 22:13 WIB
Hudi Santoso, mantan satpam yang kini bergelar doktor dari IPB. - (ANTARA)

Penelitian yang dilakukan Hudi menggunakan metode penelitian survei terhadap 166 responden yang didapat dari 3.320 orang populasi pelaku desa wisata di Kabupaten Bogor.

Penelitian dilaksanakan sejak Maret sampai Juni 2020 di empat kecamatan: yaitu Pamijahan, Leuwiliang, Babakan Madang, dan Tenjolaya.

Adapun tim pembimbing disertasinya terdiri dari Amiruddin Saleh, Prof H Musa Hubeis, dan Wahyu Budi Priatna. Sedangkan tim pengujinya adalah Prof Pudji Muljono dan Prof Widodo Muktiyo.

Hudi, yang kini menjadi dosen tetap Sekolah Vokasi IPB itu, memaparkan bahwa untuk pengembangan desa wisata di Kabupaten Bogor, dibutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Terutama dari pemerintah daerah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Aksi Satpam di Medan Kejar Pencuri Motor hingga Pelaku Jatuh Luka-luka

Pemerintah daerah perlu membuat kebijakan yang prioritas seperti mengadakan pelatihan komunikasi pemasaran dan pemanfaatan media digital, serta memfasilitasi modal untuk menguatkan kewirausahaan pelaku wisata agar desa wisata menjadi semakin berkembang.

"Selain itu, pelaku desa wisata di Kabupaten Bogor perlu membuka diri dengan cara aktif mencari informasi di media untuk meningkatkan fasilitas di desa wisata. Seperti wahana atau spot foto yang menarik sehingga dapat menarik wisatawan," katanya. [ANTARA]

Load More