SuaraJogja.id - Basarnas Yogyakarta menyatakan pencarian satu orang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Glagah pada Minggu (27/3/2022) lalu dihentikan. Hal itu menyusul belum ditemukannya korban setelah tujuh hari pencarian.
Hal tersebut disampaikan Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto. Ia menyebut hingga pencarian hari ketujuh yang tepatnya jatuh pada Sabtu (2/4/2022) kemarin tim SAR gabungan memang belum berhasil menemukan korban.
Diketahui bahwa satu orang wisatawan yang masih dalam pencarian setelah terseret ombak tersebut atas nama Ivander Tristan Zahwan (9) warga Jalan Gedong Kuning, nomor 58, Kotagede, Kota Yogyakarta.
"Pencarian hari ke tujuh dengan hasil belum ditemukan. Berdasarkan koordinasi dengan semua unsur SAR Gabungan yang terlibat bersama dengan keluarga korban bahwa operasi SAR dinyatakan ditutup," kata Pipit saat dikonfirmasi awak media, Minggu (3/4/2022).Dengan kondisi tersebut semua unsur SAR Gabungan yang bertugas lalu dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Sebelumnya diberitakan dua orang wisatawan terseret ombak di wilayah Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo pada Minggu (27/3/2022).
Informasi tersebut berawal dari Sar Satlinmas wilayah V Pantai Glagah. Dikabarkan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia terkait dengan dua orang wisatawan terseret ombak di Pantai Glagah.
Diduga saat itu kronologi kejadian ada korban satu yang sedang duduk di pinggir pantai. Lalu tiba-tiba ombak besar datang sehingga terseret sampai di bibir pantai.
Kemudian, korban dua yang berada di dekatnya berupaya untuk menolong korban satu. Saat itu korban sudah dalam genggaman namun kedua korban malah terseret arus ke selatan setelah terkena ombak besar.
Sehingga kedua korban langsung masuk ke palung laut. Kedua korban terpisah dan hingga akhirnya hilang. Anggota sarlinmas yang mencoba menolong dengan mencari korban ke arah selatan namun korban sudah hilang.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini, Pasar Ramadhan Kulon Progo Digelar di Plaza Kuliner Glagah
Diketahui bahwa dua korban tersebut merupakan kakak beradik yang berasal dari Jalan Gedong Kuning, nomor 58, Kotagede, Kota Yogyakarta.
Korban pertama diketahui bernama Ivander Tristan Zahwan (9) laki-laki yang belum ditemukan.
Serta satu lagi adalah Oktafiansah Rahmadan Zahwan (18) laki-laki yang sudah berhasil ditemukan pada Selasa (29/3/2022). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di perairan Karangwuni dengan jarak dari lokasi kejadian ke lokasi penemuan kurang lebih 1 km.
Koordinator Sar Satlinmas Pantai Glagah, Aris Widyatmoko mengatakan korban yang sudah ditemukan itu langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Wates menggunakan ambulans Sar Satlinmas Pantai Glagah untuk dilakukan visum
Aris mengatakan jenazah yang ditemukan SAR Gabungan tersebut memiliki ciri-ciri memakai kaos hitam dan celana biru. Setelah dilakukan identifikasi jenazah yang ditemukan terkonfirmasi merupakan salah satu dari dua wisatawan yang terseret ombak minggu kemarin.
"Korban dipastikan setelah orang tuanya datang ke RSUD Wates dan memastikan jenazah tadi adalah anaknya," kata Aris.
Tag
Berita Terkait
-
Satu Korban Laka Laut Pantai Glagah Ditemukan, Berjarak 1 Kilometer dari Lokasi Kejadian
-
VIDEO: Operasi SAR Pencarian Dua Wisatawan yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Glagah
-
Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Glagah Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjut Pencarian Hari Ketiga
-
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Glagah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara