SuaraJogja.id - Sempat diributkan di media sosial karena penjelasan soal kaum Sodom, sosok guru honorer SD Ribut Santoso alias Pak Ribut diundang untuk berbincang-bincang dengan Luna Maya dan Marianne Rumantir di TS Media. Ia pun tak sendirian. April, siswinya yang juga diketahui sebagai ketua kelas dan dikenal sangat aktif di kelas, juga datang bersama Pak Ribut.
Dalam video yang diunggah TS Media pada Minggu (3/4/2022), Luna Maya dan Marianne Rumantir membahas video yang membuat Pak Ribut ditegur warganet dan Dinas Pendidikan (Disdik).
Setelah bersama-sama menonton cuplikan video tersebut, Pak Ribut menjelaskan kronologi di balik rekaman itu.
"Kebetulan waktu itu saya menggantikan guru agama, kan kemarin ujian. Bu Ita ini sedang melahirkan. Otomatis sebagai wali kelas 2, saya yang jaga," terang guru asal Lumajang, Jawa Timur tersebut.
Saat itu, kata Pak Ribut, April tidak bisa menjawab soal tentang kaum Nabi Luth, lalu bertanya padanya. Ketika ditanya April soal definisi kaum Sodom, Pak Ribut menjawab, "Lo yang kemarin dibilangin Bu Ita. Nah karena ini pertanyaan menarik dari April tadi, waktu pembahasan, sesudah dikoreksi bersama, akhirnya saya koreksi ulang, dengan anak-anak maju di depan meja itu."
"Terus saya bikin video karena lucu. Karena jawaban si April ini lucu banget," lanjutnya.
Saat ditanya Marianne Rumantir soal materi pelajaran tersebut, Pak Ribut menilai, itu memang sudah pantas untuk diajarkan pada murid kelas 2 SD karena sudah ada di LKS dan buku agama.
Selain itu, Pak Ribut juga tak menganggap salah menjelaskan soal kaum Sodom dengan bahasa sederhana kepada anak-anak. Ia menilai penting edukasi sejak dini.
"Takutnya, kalau anak-anak enggak dikasih tahu sejak dini, menurut saya bahaya. Nanti takutnya anak didik saya, yang masih di bawah umur, kalau enggak diedukasi sejak dini, terjadinya, mohon maaf, pencabulan. Saya kan tidak ingin anak didik saya mengalami masalah itu," ungkap Pak Ribut.
Baca Juga: Undang Pak Ribut dan April, Bupati Lumajang: Guru dan Murid adalah Keluarga
"Misal Pak Ribut ada yang salah saat menyampaikan penjelasan, ya mohon maaf, bukannya saya sok suci, ini penting banget untuk diajarkan pada anak didik saya, yang usia dini," lanjutnya.
Pak Ribut menekankan, dirinya berusaha memberi penjelasan sesimpel mungkin pada muridnya supaya materi pelajaran bisa dimengerti dengan baik. Terlebih, menurut Pak Ribut, jika menerangkan dengan ilmu yang terlalu tinggi, ia khawatir anak didiknya tidak menangkap apa yang ia jelaskan.
Luna Maya lalu bertanya langsung ke April alasan bocah SD itu menceletuk bahwa Pak Ribut adalah contoh kaum Sodom.
"Karena Pak Ribut itu suka [tidak terdengar] laki-laki, terus Pak Ribut itu suka main sama laki-laki," jawabnya, lugu dan terang-terangan, membuat Pak Ribut dan kedua host terbahak-bahak.
Luna Maya lalu menyahut, "Main itu maksudnya berteman kali. Kan enggak apa-apa."
"Iya," timpal Pak Ribut.
Berita Terkait
-
Undang Pak Ribut dan April, Bupati Lumajang: Guru dan Murid adalah Keluarga
-
4 Aksi Lucu Pak Ribut vs April Kocak
-
Kenapa Pak Ribut Viral di TikTok? Ini Alasannya!
-
Farchan Noor Rachman Bela Pak Ribut Usai Dipanggil Kadisdik Gegara Konten Soal Kaum Sodom: Kudunya Berterimakasih..
-
Ungkit Bom Bali di Sidang, Munarman Sebut Pihak yang Tuduhan FPI Teroris Adalah Penjahat Tukang Fitnah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur