Pada tahun 2021 ini kebanyakan atau didominasi oleh pelaku kejahatan jalanan yang berasal dari kalangan pelajar. Selain sisanya ada dari pengangguran juga.
"Status para pelaku ini, dari 102 orang 80 di antaranya merupakan pelajar. Kemudian ada 22 orang lainnya pengangguran," paparnya.
Makin Merajalela
Fakta terkini seusai mencuat kasus klitih di Gedongkuning nyatanya tak menyurutkan para pelaku klitih lainnya untuk beraksi.
Dari informasi yang diperoleh Suarajogja.id, laporan klitih muncul di beberapa wilayah di antaranya di kawasan Jalan Godean, Bulaksumur hingga di sekitar kawasan JEC Bantul.
Dikutip dari akun Twitter @merapi_uncover dari video yang diunggah tampak salah seorang pelaku klitih sempat diamankan warga. Bersama pelaku warga juga sempat menyita sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi klitih.
"Barusan klitih ketangkap di Patran Jalan Godena km 4,5," tulis keterangan video yang diunggah.
Sri Sultan hingga Putri Gus Mus Mengecam
Kejadian tewasnya pelajar yang jadi korban klitih di Gedongkuning turut menjadi sorotan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Baca Juga: Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur
Sri Sultan Hamengku Buwono mengecam tindakan brutal tersebut dan meminta pelaku diproses hukum sekalipun pelakunya di bawah umur.
"Satu-satunya cara ya harus diproses hukum. Hanya dengan cara seperti itu kita bisa mengatasi persoalan klitih. Kasus klitih ini harus sampai ke pengadilan," tegasnya.
Selain dari Gubernur DIY, sorotan mengenai kasus klitih juga diberikan oleh putri Gus Mus Ienas Tsuroiya.
Lewat akun twitternya, ia menuliskan nada gregetan terhadap aksi klitih yang terus berulang.
"Duh, kapan sih klitih bisa dibasmi? Al-Fatihah buat korban," kicaunya.
Sedang Rekruitmen
Tag
Berita Terkait
-
Ayang Utriza Lapor Soal Klitih di Jogja ke Kapolri: Banyak Korban Mati dan Luka Parah
-
Tsuroiya Ikut Prihatin Marak Klitih di Jogja, Kirim Al-Fatihah ke Korban Tewas
-
Klitih dan Jogja Trending di Twitter Buntut Tragedi di Gedongkuning: Another Day Another Klitih
-
Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat