SuaraJogja.id - Sosok Lesti Kejora tampaknya tak pernah sepi dari sorotan haters. Hal itu seperti terlihat dalam unggahan di akun instagramnya beberapa waktu lalu yang menunjukkan sosok sang putra yang justru dihinggapi hujatan netizen.
Belum lama ini diketahui Lesti Kejora mengunggah foto terkininya bersama Leslar Al Fatih Billar atau baby L. Namun sayang sejumlah netizen memberikan komentar yang menjurus pada hinaan kepada anaknya tersebut.
Menanggapi hal tersebut, pendakwah Gus Miftah turut memberikan perhatiannya. Pengasuh Ponpes Ora Aji di Kalasan itu menuturkan, menghina seorang bayi adalah perbuatan yang tidak baik.
Gus Miftah menegaskan, Baby Leslar sendiri merupakan ciptaan Allah. Dengan demikian, orang yang memberikan hujatan kepada putra Lesti Kejora dan Rizky Billar tersebut, sama saja menghina ciptaan Allah.
“Saya justru menyoroti kritikan netizen atau olok-olok terhadap anakanya si Lesti. Janganlah (menghina), kasihan baby-nya, kita itu kan semuanya min fadhli rabbi, semuanya dari Allah, kalau kamu menghina anaknya Billar Lesti, kamu sama aja menghina Allah,” tutur Gus Miftah seperti dikutip dari Hops.id.
Menurut Gus Miftah, bayi tersebut tidak memiliki dosa. Oleh karena itu, sangat tidak pantas untuk dihujat dengan hal-hal yang tidak baik.
Ustadz yang satu ini juga mengungkapkan, ia merasa teriris melihat anak yang tidak punya dosa dicibir sedemikian rupa, bahkan dimiripkan dengan hewan.
“Masih bayi seperti itu kemudian diolok-olok mukanya jelek, naudzubillah min dzalik lah, jagalah perasaan kedua orang tuanya, saya nangis ya, kalo anak yang tidak punya dosa diolok-olok seperti itu,” sambungnya.
Gus Miftah sendiri mengaku ingin menguatkan Lesti Kejora. Menurutnya, semakin banyak orang yang menghujat pelantun lagu Kejora itu, justru akan mendapat banyak pahala. Gus Miftah juga mengaku kalau belum lama ini ia melakukan aqiqah atas nama anak dari Lesti Kejora, Raffi Ahmad, dan Atta Halilintar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Seorang Pria Rela Terobos SD Ambruk di Cianjur demi Selamatkan Foto Lesti Kejora?
Tidak hanya itu, Gus Miftah juga menilai Rizky Billar dan Lesti yang marah adalah hal wajar. Menurutnya, siapa yang tidak marah jika anaknya mengalami hujatan seperti itu.
“Ya lumrah lah anak, buah hati dihina seperti itu ya sakit hati lumrah, kalau mungkin Billarnya yang dihina dia fine, tapi ini anak, taruhannya nyawa dari seorang Lesti yang melahirkan, kok tahu-tahu dihina fisiknya,” ucap Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Motivasi Celine Evangelista Belajar Agama Islam
-
Menengok Lagi Kampung Badran yang Trending di Medsos: Stempel Kampung Preman, Gun Jack hingga Sahabat Gus Miftah
-
Gus Miftah Yakin Banyak Artis yang Ikut Trading, Tapi Enggan Buka Suara karena Malu
-
Gus Miftah Tanggapi Aksi Pawang Hujan Mandalika: Asal Tak Mengandung Kesyirikan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja