"Gara-gara masalah jual beli knalpot. Sudah ditawar oleh pelaku kemudian harga sepakat ternyata ada temannya lain (nawar) lebih tinggi dikasihkan," ungkapnya.
Saat temannya yang pertama datang untuk meminta knalpot tadi ternyata sudah diberikan kepada temannya yang lain dengan penawaran lebih tinggi tadi. Sehingga yang bersangkutan pun marah.
Berdasarkan informasi yang diterima, kata Rachmadiwanto, korban memang disiram bensin. Namun untuk keterangan lebih jauh pihaknya masih menunggu korban yang hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan.
"Iya disiram bensin. Korban belum bisa dimintai keterangan tapi kalau info dari temannya yang itu posisi di luar dia tahu nyiramnya tapi apinya nggak ngerti," ujarnya.
Rachmadiwanto menyebut setidaknya ada tiga orang terduga pelaku yang masih dalam pengejaran. Namun untuk peran ketiga orang tersebut masih belum dapat dipastikan.
"Terduga pelaku 3 orang, yang diketahui (menyiram) temannya 1 orang. Tapi belum tahu, kalau sudah ketangkap 2 itu perannya apa. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ketangkap," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Pacar Dibakar Hidup-hidup karena Cemburu, Brigadir ANR Ternyata Polisi Bermasalah, 3 Kali Kena Sanksi Etik
-
Seorang Pria Menggelupur Dibakar Hidup-hidup di Sibolga Sumut, Polisi Buru Pelaku
-
Pria di Sumut Tewas Dibakar Hidup-hidup, Disiram Satu Ember Bensin
-
Sadis! Darwin Tewas Dibakar Hidup-hidup
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu