SuaraJogja.id - Industri perbankan berlomba-lomba untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang terbarunya, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau BRI yang terus melakukan inovasi terdepan di tengah era digital yang semakin maju.
Salah satu yang dilakukan BRI adalah pengembangan BRImo, Sebagai Super Apps BRI yang hadir untuk membantu nasabah dalam melakukan beragam aktivitas perbankan. Dengan BRImo, hanya dari genggaman tangan, nasabah dapat membuka rekening, mendaftar internet banking finansial, transfer, pembayaran, pembelian, investasi, hingga pencatatan keuangan.
Terbaru, BRImo menghadirkan fitur yang memberikan kemudahan bagi nasabah jika terjadi kendala dalam bertransaksi BRI bernama Complain in Apps. Fitur tersebut dapat digunakan untuk mengajukan pengaduan atas kegagalan transaksi yang dialami oleh nasabah secara self service.
Pengaduan secara detail dapat dilakukan di aplikasi BRImo yang terintegrasi dengan system ticketing, sehingga akan ditindaklanjuti secara langsung. Saat ini setidaknya terdapat lima jenis pengaduan yang dapat dilayani, yaitu gagal transfer, gagal pembelian pulsa, gagal tarik tunai, gagal pembayaran tagihan, dan gagal top up dompet digital.
Melalui fitur tersebut, nasabah tidak perlu menelepon ke Contact BRI maupun datang ke kantor BRI. Selain itu, nasabah juga dapat memonitor penyelesaian pengaduan melalui status dari pengaduan yang telah diajukan.
Di dalam fitur ini, sudah tersedia informasi seputar layanan perbankan seperti cara enable/disable kartu, informasi aplikasi BRI Credit Card Mobile, informasi aplikasi CERIA dan informasi aplikasi Internet Banking Web.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengungkapkan, nasabah BRI dapat memanfaatkan fitur pusat bantuan yang ada pada aplikasi BRImo jika terjadi kendala dalam transaksi.
“Fitur ini kami hadirkan sebagai wujud komitmen BRI kepada nasabah untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan mudah, aman dan efisien,” ungkapnya.
Cara ini diyakini lebih mudah dan efisien, karena nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang atau mengeluarkan pulsa untuk menghubungi contact center. Selain itu, data nasabah juga terjamin keamanannya di dalam aplikasi karena terdapat program data privacy.
Baca Juga: BUMN Buka 2.700 Loker, BRI Berpartisipasi Paling Besar
Untuk kemudahan bertransaksi di bulan Ramadan, BRI menyediakan berbagai promo bagi nasabah yang dapat dilihat di aplikasi BRImo. Nasabah yang belum menggunakan BRImo, dapat mengunduh aplikasi melalui Google Play Store, App Store, dan Huawei Apps Gallery atau melalui link s.id/DownloadBRIMO.
Transformasi digital yang dilakukan BRI pun menuai hasil positif. Hal ini digambarkan dari kinerja sektor digital BRI yang tumbuh pesat, salah satunya didorong oleh BRImo. Tercatat sampai dengan Maret 2022, sebanyak 16,1 juta pengguna BRImo telah menggunakan BRImo dengan laju transaksi finansial mencapai 313,88 juta. Angka ini tumbuh 238% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year).
Berita Terkait
-
Mudahkan Nasabah, BRImo Hadirkan Fitur Pusat Bantuan di Aplikasi
-
Mau Bisnismu Go Internasional? Yuk Kembangkan Usahamu di LinkUMKM
-
BRI Berupaya Berdayakan Perempuan Pelaku UMKM agar Bisa Tumbuh Berkelanjutan
-
BRI Selalu Buka Kesempatan bagi Perempuan untuk Maksimalkan Potensinya
-
Woman 2022 dari BRI Dihadiri Cinta Laura Kiehl dan Via Vallen
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya